Satgas Pangan Garut: Harga Kebutuhan Bahan Pokok Usai Lebaran Stabil & Stok Aman

Deni menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim Satgas Pangan Polres Garut sudah melakukan peninjauan langsung di seluruh pasar yang ada di Garut, khususnya Pasar Induk Ciawitali. "Selain harganya normal dan terkendali, stoknya juga terpenuhi," jelasnya

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Satgas Pangan Garut: Harga Kebutuhan Bahan Pokok Usai Lebaran Stabil & Stok Aman
Satgas Pangan Garut. ©2023 Merdeka.com

Tim Satuan Tugas (Satgas) Pangan Kabupaten Garut, Jawa Barat memastikan bahwa kondisi harga bahan pokok (Bapok) di pasaran setelah lebaran terkendali. Harga-harga yang tadinya sempat naik, kini sudah kembali ke harga normal.

"Harga kebutuhan bahan pokok di Garut pasca lebaran terkendali," kata Ketua Satgas Pangan Garut yang juga merupakan Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Garut, AKP Deni Nurcahyadi, Rabu (3/5).

Deni menjelaskan bahwa pihaknya bersama tim Satgas Pangan Polres Garut sudah melakukan peninjauan langsung di seluruh pasar yang ada di Garut, khususnya Pasar Induk Ciawitali. "Selain harganya normal dan terkendali, stoknya juga terpenuhi," jelasnya

Ia mengungkapkan, untuk harga beras medium saat ini di Rp11.000 per kilogram (kg) sedangkan yang premium Rp12.000 per kg. Untuk cabe merah Rp40.000 per kg, hijau biasa Rp15.000 per kg, kriting Rp20.000 per kg, rawit merah Rp20.000 per kg, dan rawit hijau Rp25.000 per kg.

Untuk komoditi bawang, merah lokal Rp22.000 per kg, putih Rp28.000 per kg, dan Bombay Rp24.000 per kg. Sedangkan daging, sapi lokal Rp130.000 per kg, sapi beku impor Rp120.000 per kg, domba Rp140.000 per kg, ayam broiler Rp30.000 per kg, dan ayam kampung Rp55.000 per kg.

Telur ayam broiler saat ini per kg dijual Rp27.000 per kg, sedangkan yang kampung Rp3.000 per butir. Untuk minyak goreng, yang curah per kg dijual Rp 13.350 per kg, sedangkan MinyaKita Rp13.000 hingga Rp12.000 per liter.

Gula pasir lokal di pasaran saat ini per kilogram dijual Rp14.000 per kilogram, sedangkan gula merah Rp20.000 per kilogram. Untuk komoditi kacang, kedelai Rp13.000 per kg, kacang tanah Rp30.000 per kg, dan kacang hijau Rp24.000 per kg.

"Untuk tepung, terigu curah Rp11.000 per kilogram, kunci biru Rp11.500 per kilogram dan segitiga biru Rp12.000 per kilogram. Komoditi sayuran, jagung manis dan pipilan Rp10.000 per kilogram, tomat Rp5.000 per kilogram, kubis Rp8.500 dan kentang lokal Rp20.000 per kilogram," ungkapnya.

Deni menyebut bahwa pihaknya selaku Satgas Pangan terus melakukan monitoring terhadap kondisi bahan pokok di Garut. Tidak hanya itu, pihaknya pun dipastikan akan melakukan penindakan hukum bila menemukan ada yang melakukan penimbunan.

"Kami mengimbau juga kepada para pedagang untuk ikut serta menjaga stabilitas harga pangan, harga bahan pokok. Langkah itu bisa dilakukan dengan tidak menaikan harga secara sepihak karena bisa berdampak pada inflasi," katanya.

Rekomendasi