Bentrok dengan TNI di Kupang, Empat Polisi Dilarikan ke Rumah Sakit

Empat korban yang menjadi korban adalah Bripka Jimmy Tefbana yang bertugas di Polresta Kupang Kota, Bripda Betran Klau yang bertugas di Dit Shabara Polda NTT, Briptu Maruli yang bertugas di Yanma Polda NTT, serta Bripda David Riwu Ga Banit Turjawali Polresta Kupang Kota.

Ananias Petrus
Oleh Ananias Petrus - Reporter
Bentrok dengan TNI di Kupang, Empat Polisi Dilarikan ke Rumah Sakit
Polisi dan TNI Usut Bentrok Anggota di Kupang. Ananias Petrus

Empat polisi mengalami luka-luka akibat bentrok dengan polisi di GOR Oepoi Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Rabu (19/4) malam. Peristiwa itu juga menyebabkan tiga sepeda motor dibakar, satu mobil dirusak, satunya dibakar, tiga pos pam dan dua pos polisi dirusak.

"Kejadian itu terdapat empat korban luka-luka dari pihak polisi," kata Kapolda NTT Irjen Pol Johni Asadoma, Kamis (20/4).

Empat korban yang menjadi korban adalah Bripka Jimmy Tefbana yang bertugas di Polresta Kupang Kota, Bripda Betran Klau yang bertugas di Dit Shabara Polda NTT, Briptu Maruli yang bertugas di Yanma Polda NTT, serta Bripda David Riwu Ga Banit Turjawali Polresta Kupang Kota.

"Tiga orang sedang menjalani perawatan medis di rumah sakit Bhyangkara Kupang, sedangkan satu orang lainya di Rumah Sakit Wira Sakti Kupang. Ada yang mengalami luka cukup berat dan luka ringan," jelas Johni.

Polisi masih kesulitan untuk mengidentifikasi oknum yang terlibat dalam kericuhan tersebut, karena peristiwa itu terjadi pada malam hari. Polisi kini tengah mengumpulkan video yang beredar guna melakukan identifikasi lanjutan.

"Kejadian semalam sulit diidentifikasi, mana yang TNI atau Polisi. Juga masyarakat yang disebut ikut-ikutan menyaksikan pertandingan, sehingga orang yang sudah terindentifikasi akan diproses hukum sesuai aturan yang berlaku," tegasnya.

Rekomendasi