PT Jasa Marga memberlakukan rekayasa lalu lintas one way mulai dari kilometer 72 Cikampek hingga gerbang tol 414 Gerbang Tol Kalikangkung. Hal itu diberlakukan usai sebelumnya sempat terjadi kepadatan lalu lintas.
"Sejak pukul 16.05 WIB rekayasa lalu lintas one way diperpendek, yang sebelumnya dari Km 68, saat ini diberlakukan hanya dari Km 72 Cikampek (Jalan Tol Cipali) sampai Km 414 Gerbang Tol (GT) Kalikangkung Jalan Tol Batang-Semarang," kata Corporate Communication & Community Development Group Head PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Lisye Octaviana dalam keterangannya, Rabu (19/4).
Lisye juga mengatakan, untuk ruas tol Cikampek kilometer 72 kini tengah diberlakukan sistem Contraflow hingga kilometer 70.
"Sehingga pengguna jalan dari arah Cikampek yang menuju Jakarta dapat kembali masuk ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek melalui GT Cikampek," katanya.
Advertisement
Pemudik Diminta Cek Kendaraan
Melalui keterangannya, melalui direksi kepolisian Lisye mengimbau kepada para pengendara yang akan melintas di jalur tol agar memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima.
Selain itu, Jasa Marga juga meminta pemudik tetap memperhatikan ketentuan di jalan seperti melintas di bahu jalan hingga beberapa larangan lain.
"Dilarang berhenti di bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat, dilarang untuk pindah jalur, dilarang pindah lajur secara tiba-tiba, selalu mematuhi batas kecepatan, patuhi rambu-rambu lalu lintas dan mengikuti arahan petugas di lapangan, pengunaan jalur One Way hanya untuk tujuan ke Semarang, pengguna jalur _one way_ dapat menggunakan rest area pada jalur kanan (arah sebaliknya), serta pastikan kecukupan saldo e-toll, BBM dan perbekalan," imbuhnya.
Saat ini pihak Jasa Marga untuk gerbang tol Cikampek telah mengoperasikan sebanyak 21 gardu tol serta 17 unit mobile reader untuk melayani transaksi ke arah timur (Trans Jawa) untuk antisipasi kepadatan kendaraan.