Data Covid-19 Per 19 April 2023: Kasus Positif Tambah 1.242, Kematian 12

Total kasus Covid-19 yang terdata di Tanah Air sebanyak 6.760.755.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
Data Covid-19 Per 19 April 2023: Kasus Positif Tambah 1.242, Kematian 12
Vaksinasi Booster kedua untuk masyarakat umum resmi dimulai. ©2023 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

Kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Indonesia kembali bertambah. Dalam 24 jam terakhir hingga hari ini pukul 12.00 WIB, kasus Covid-19 meningkat 1.242.

Kementerian Kesehatan mengatakan, temuan 1.242 kasus Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan 14.655 spesimen dari 10.567 orang. Total kasus Covid-19 yang terdata di Tanah Air sebanyak 6.760.755.

“Kasus konfirmasi 6.760.755,” demikian dikutip dari data Kementerian Kesehatan, Rabu (19/4).

Peningkatan kasus positif diikuti pasien sembuh dan kematian. Pasien sembuh bertambah 558, total kumulatif sebanyak 6.589.155. Sementara kasus kematian meningkat 12, jumlah keseluruhan mencapai 161.152.

Kementerian Kesehatan mencatat, kasus aktif atau pasien yang menjalani perawatan di rumah sakit maupun isolasi mandiri juga meningkat. Kenaikannya sebanyak 672, total kasus aktif menjadi 10.448.

“Suspek 1.290,” kata Kementerian Kesehatan.

Dalam sepekan terakhir, kasus Covid-19 naik signifikan. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi mengatakan, peningkatan kasus Covid-19 disebabkan masyarakat tak lagi melakukan pengecekan kesehatan.

"Sebagian besar masyarakat sekarang sudah tidak tes (Covid-19) maka potensi penularan dalam masyarakat menjadi besar," kata Nadia kepada merdeka.com, Senin (17/4).

Selain itu, Nadia menduga, kasus Covid-19 meningkat karena subvarian Omicron XBB.1.1 atau Arcturus. Indonesia mencatat tujuh kasus Covid-19 Arcturus sejak Maret 2023 lalu.

Kementerian Kesehatan membeberkan identitas tujuh pasien terjangkit Covid-19 Arcturus. Dua di antara tujuh pasien sudah dinyatakan sembuh. Keduanya berinisial TSH dan NFA.

Berikut identitas tujuh pasien:


1. TSH, laki-laki (56), terdeteksi 23 Maret 2023 dengan sampel asal di RSUD Kebayoran Baru.

2. NFA, perempuan (30), terdeteksi 27 Maret 2023 dengan sampel asal di RSPI Sulianti Saroso.

3. Nicolaus Christoper Anggono (25), terdeteksi 17 Maret 2023 dengan sampel asal di Nasional Hospital Surabaya.

4. Fariska Faustina Nirwan (26), terdeteksi 10 Maret 2023 dengan sampel asal di Nasional Hospital Surabaya

5. Jong Soek Lan (74), terdeteksi 17 April 2023 dengan sampel asal di RS Graha Kedoya Jakarta.

6. Adelaide Patricia (37), terdeteksi 4 April 2023 dengan sampel asal di Lab Genomik Solidaritas Indonesia.

7. Olga Holmayeva (26), terdeteksi 7 April 2023 dengan sampel asal di RSUD Kebayoran Baru.

Rekomendasi