Polisi terus melakukan pemeriksaan terhadap Candra (26) sopir Fortuner yang melintang di jalur rel kereta api Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Rabu (19/4) pukul 03.17 WIB. Dia diperiksa lantaran diduga positif Amphetamin sabu dalam keadaan mengendarai mobil.
"Sopir sudah kita amankan untuk pemeriksaan lebih lanjut," kata Kasat Reskrim Polresta Banyumas Kompol Agus Supriyadi saat dikonfirmasi, Rabu (19/4).
Dari hasil pemeriksaan sementara terduga sopir mengendarai dalam keadaan halusinasi. Sehingga mobil yang dikendarai mengalami hilang arah tak beraturan. Hingga akhirnya melintang di lintas jalur kereta api Sumpiuh, Kabupaten Banyumas.
"Pengakuannya sopir mengalami halusinasi. Kita sedang cari dan geledah bukti sabu belum ditemukan," ungkapnya.
Advertisement
Sebelumnya satu mobil Fortuner bernopol B 1559 NCQ yang dikendarai Candra (26) melintang di jalur rel kereta api Sumpiuh, Kabupaten Banyumas, Rabu (19/4) pukul 03.17 wib. Diduga sopir mobil tersebut tergelincir hingga sampai ke tengah jembatan.
"Tidak ada yang nemper. Itu mobil kesalahan sopir mblusuk tergelincir sendiri," kata Manager Humas PT KAI Daop 5 Purwokerto, Krisbiyantoro dalam keterangannya, Rabu (19/4).
Dari informasi yang didapat bahwa rombongan mobil bersama keluarganya yang berjumlah delapan orang dari Jambi rencananya mau mudik ke Purworejo. Mereka berangkat dari hari Senin (17/4) pukul 10.00 WIB.
Saat ini pihaknya bersama dengan kepolisian telah melakukan evakuasi mengerahkan lokomotif untuk menarik mobil evakuasi mengerahkan lokomotif untuk menarik mobil.