Kasus Positif Perlahan Naik, Ini Data Covid-19 di Indonesia Sepekan Terakhir

Salah satu penyebab naiknya kasus positif Covid-19, yakni adanya subvarian Omicron BA.1.16 atau Arcturus yang telah terdeteksi di Tanah Air.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kasus Positif Perlahan Naik, Ini Data Covid-19 di Indonesia Sepekan Terakhir
Ilustrasi Covid-19. Liputan6 ©2020 Merdeka.com

Virus SARS-CoV-2 ternyata masih ada di Indonesia. Bahkan, Kementerian Kesehatan mengonfirmasi adanya kenaikan kasus positif Covid-19 pada sepekan terakhir.

Kasus positif Covid-19 mulai meningkat pada 12 April 2023 dengan penambahan kasus positif sebanyak 630 orang.

Meskipun, sempat mengalami penurunan pada 17 April 2023 sebanyak 17 kasus. Tetapi kasus positif Covid-19 kembali melonjak pada 18 April 2023 dengan bertambahnya 752 kasus.

Salah satu penyebab naiknya kasus positif Covid-19, yakni adanya subvarian Omicron BA.1.16 atau Arcturus yang telah terdeteksi di Tanah Air.

"Arcturus sudah sekitar tiga pekan masuk (Indonesia) dan sekarang menyebar, dan (kasus Covid-19) akan naik," kata Budi di Jakarta, Selasa (18/4).

Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin mengatakan kasus Arcturus di Indonesia masih di bawah batas maksimal WHO, yakni di bawah 8.000 per hari.

Tak hanya menambahkan kasus, angka kematian akibat Covid-19 juga bertambah sepekan terakhir. Berikut jumlah kasus kematian mengacu data Satuan Tugas Penanganan Covid-19 yang dikutip pada 19 April 2023:

11 April 2023: Tambah 14 kasus kematian
12 April 2023: Tambah 11 kasus kematian
13 April 2023: Tambah 14 kasus kematian
14 April 2023: Tambah 14 kasus kematian
15 April 2023: Tambah 6 kasus kematian
16 April 2023: Tambah 7 kasus kematian
17 April 2023: Tambah 6 kasus kematian
18 April 2023: Tambah 11 kasus kematian

Di samping kasus positif Covid-19 meningkat, masyarakat yang melakukan vaksinasi pun bertambah.

Per 19 April 2023, masyarakat yang sudah melakukan vaksinasi ke-1 berjumlah 203.829.886 orang, vaksinasi ke-2 sebanyak 174.867.576 orang, vaksinasi ke-3 sebanyak 68.718.953 orang, dan vaksinasi ke-4 sebanyak 3.132.908 orang.

Reporter Magang: Alya Fathinah

Halaman
Rekomendasi