Euforia pulang kampung atau mudik sudah dapat dirasakan kembali di tahun ini. Sebelumnya sempat ‘terhenti’ akibat Pandemi Covid-19.
Banyak masyarakat Indonesia yang sudah mulai melaksanakan tradisi mudik di awal minggu ini.
Berdasarkan prediksi pemerintah, puncak arus mudik akan berlangsung dari tanggal 18-21 April 2023 ini. Salah satu jalan yang paling banyak dilalui pemudik adalah Tol Trans Jawa, yang termasuk didalamnya Tol Jalan Layang Sheikh Mohammed bin Zayed (MBZ).
Berdasarkan pantauan merdeka.com melalui CCTV yang diakses melalui binamarga.pu.go.id, pada pukul 15.23 WIB, Jalan Tol Layang MBZ saat ini masih terpantau ramai lancar, baik arah dari Jakarta ataupun sebaliknya.
Pada pantauan CCTV tersebut, terlihat sampai saat ini belum terjadi kemacetan di jalur mudik tersebut. Namun, berdasarkan pantauan CCTV tersebut sudah terlihat arus kendaraan dari Jakarta lebih ramai dibandingkan arus ke Jakarta.
Advertisement
Sebagai informasi, pada hari ini, Selasa (18/4), mulai pukul 14.00 WIB sampai 24.00 akan dilakukan rekayasa penerapan ganjil genap dan contraflow di Tol Trans Jawa, Tol Jalan layang MBZ juga termasuk di dalamnya.
Mabes Polri menerapkan sistem contraflow dari KM 47 Karawang Barat sampai KM 72 Cikampek. Kemudian dilanjutkan dengan oneway atau satu arus dari KM 72 Cikampek sampai KM 414 Kalikangkung.
Perubahan ini dilakukan belajar dari mudik tahun 2022. Karena saat itu akses kendaraan dari Bandung menuju Jakarta tertutup.
Sementara untuk jalur arteri atau non tol telah dipetakan 125 titik rawan gangguan. Personel Polri ditempatkan pada titik tersebut untuk mengatur rekayasa lalulintas.
Reporter Magang: Azizah Paramayu