Komjen Pol (Purn) Firli Bahuri tengah menjadi sorotan sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Sorotan ditujukan ke Firli lantaran memberhentikan dengan hormat Brigjen Pol Endar Priantoro meski sudah mendapat perintah Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Sorotan kian tajam saat Firli Bahuri diduga membocorkan dokumen penyelidikan KPK terkait dugaan korupsi tunjangan kinerja (tukin) di Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (Kementerian ESDM).
Di balik sorotan tersebut, rupanya harta kekayaan Firli Bahuri meningkat menjadi Rp 22,8 miliar. Diketahui KPK sempat memeriksa pejabat negara yang memiliki harta fantastis hingga menjadikan mantan pejabat Pajak Rafael Aluj Trisambodo sebagai tersangka.
Menyelisik laman Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang diakses Liputan6.com pada Senin (10/4/2023), tercatat harta Firli Bahuri senilai Rp 22.864.765.633, atau Rp 22,8 miliar. Harta itu dia laporkan pada 20 Februari 2023.
Advertisement
Harta Firli ini naik sekitar Rp 2,1 miliar dari tahun sebelumnya. Pada tahun 2022, mantan Kapolda Sumatera Selatan itu melaporkan memiliki harta sebesar Rp 20.716.990.685.
Untuk laporan tahun 2023 ini, Firli menyampaikan memiliki delapan bidang tanah dan bangunan yang tersebar di Bekasi dan Lampung. Nilai harta tak bergeraknya itu mencapai Rp 10.443.500.000.
Sementara alat transportasi dan mesin, Firli melaporkan memiliki lima buah kendaraan dengan nilai Rp 1.753.400.000. Kas dan setara kas yang dia laporkan senilai Rp 10.667.865.633.
Dia tak tercatat memiliki utang, jadi hartanya senilai Rp 22.864.765.633.