Mantan Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum akan segera menghirup udara bebas. Anas memasuki masa cuti menjelang bebas (CMB), Selasa 11 April 2023 dari Lapas Sukamiskin.
"Iya benar, tanggal 11 insyaAllah mudah-mudahan tidak ada perubahan lagi. Tanggal 11 Pak Anas untuk menjalani cuti menjelang bebas," kata Kepala Divisi Pemasyarakatan Kemenkumham Jawa Barat, Kusnali saat dihubungi merdeka.com, Kamis (6/4).
Oleh karena itu, Kusnali mengatakan Anas tetap harus menjalani wajib lapor satu bulan sekali kepada pengawas di Balai Pemasyarakatan, Bandung.
"InsyaAllah sebulan sekali. Untuk lapor dan itu bisa juga lewat mekanisme video call. Yang pasti yang bersangkutan dalam keadaan sehat dan berada dalam pengawasan balai kemasyarakatan sebagai klien pemasyarakatan," jelasnya.
Dia mengimbau agar Anas tetap mematuhi aturan yang berlaku dan tidak boleh sampai terjerat pelanggaran pidana kembali, karena langsung akan dijatuhi sanksi.
"Yang jelas tidak boleh melakukan pelanggaran hukum lagi itu yang paling pokok. Pelanggaran tindak pidana yang dilakukan. Kan dia melapor jadi salah satu wujud kepatutan dia melapor," ujarnya.
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Barat, R. Andika Dwi Prasetya menyampaikan tak ada pengamanan khusus bagi Anas Urbaningrum.
"Biasa saja. Enggak (ada pengamanan khusus) Enggak, biasa aja," kata Andika saat ditemui merdeka.com.
Andika pun menanggapi adanya rencana penyambutan terhadap Anas yang bakal dilakukan oleh sejumlah elemen masyarakat, bukan sebuah masalah. Karena hak itu merupakan bagian dari hak mereka.
"Enggak masalah. Ya kalau memang ada itu haknya masyarakat, mungkin beliau banyak fansnya selama aktivitas itu tidak melanggar hukum ya enggak apa-apa," jelasnya.
Advertisement
Sebelumnya, Pembebasan Anas Urbaningrum dari Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung, Jawa Barat, diundur. Semula dijadwalkan pada 10 April kini diundur menjadi 11 April 2023, pukul 14.00 WIB.
"Pembebasan AU yang direncanakan pada 10 April 2023, mundur sehari karena alasan keamanan dan kenyamanan saat penjemputan," kata Koordinator Nasional Sahabat Anas Urbaningrum Muhammad Rahmad, Rabu (5/4).
Rahmad meminta agar Sahabat Anas Urbaningrum yang sudah merencanakan penjemputan untuk menyesuaikan dengan jadwal tersebut.
Sejumlah elemen yang bergabung bersama Sahabat Anas Urbaningrum, di antaranya PKN, PPI, KAHMI Nasional, KAHMI Jawa Barat, Kelompok Cipayung, KNPI, Jaringan Indonesia (JARI), Masyarakat Blitar Bersatu, Barisan Pendukung Anas, Forum Lintas Generasi, hingga Pemuda Anti Kriminalisasi.