Partai Solidaritas Indonesia (PSI) memuji Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka yang berkomitmen sebagai tuan rumah Piala Dunia U20. Walaupun ternyata, FIFA mencoret Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U20.
Untuk diketahui, Gibran mendapat tugas menjadi tuan rumah babak final Piala Dunia U20. Stadion Manahan Solo direnovasi agar memenuhi kualifikasi FIFA.
“Ada pelajaran penting dalam kasus Piala Dunia U-20, yaitu pentingnya konsistensi sikap dan pendirian pejabat publik. Mas Gibran mengatakan telah menandatangani kesepakatan Solo menjadi salah satu venue. Nah, kesepakatan itu dihormati dan dilaksanakan secara konsekuen, termasuk menerima kehadiran Tim Israel. Sikap Mas Gibran ini layak dicontoh,” kata Ketua DPP PSI, Satia Chandra Wiguna, dalam keterangan tertulis, Sabtu (1/4).
Dia menjelaskan, akan sangat bermasalah jika ada pejabat publik yang inkonsisten. Apalagi menyangkut urusan besar seperti Piala Dunia U20.
“Semua persiapan sudah dilakukan, dan tentu itu menyangkut dana yang tidak kecil. Juga soal-soal lain seperti reputasi Indonesia di mata dunia dan kesempatan para anak muda untuk mewujudkan mimpi bermain di ajang internasional,” tutup Chandra.
Advertisement
FIFA akhirnya resmi membatalkan Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023. Hal itu disampaikan FIFA melalui situs resminya, Rabu 29 Maret 2023.
"Menyusul pertemuan hari ini antara Presiden FIFA Gianni Infantino dan Ketua Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia [PSSI] Erick Thohir, FIFA telah memutuskan, karena keadaan saat ini, untuk mencabut Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20 2023," ucap FIFA dalam situs resmi mereka.