Pamsimas 2023, Upaya Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Lewat Air Minum

Pemerintah mendorong pembangunan sarana air minum melalui program penyediaan air minum berbasis masyarakat (Pamsimas). Sarana air minum merupakan salah satu infrastruktur penting untuk layanan dasar. Sampai akhir 2022, manfaat Pamsimas telah berhasil dirasakan oleh lebih dari 25,9 juta penduduk Indonesia.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Pamsimas 2023, Upaya Pemerintah Tingkatkan Kesejahteraan Rakyat Lewat Air Minum
Krisis air bersih di Muara Angke. ©Liputan6.com/Faizal Fanani

Pembangunan infrastruktur merupakan salah satu pilihan strategis dalam rangka mempercepat pertumbuhan dan pemerataan ekonomi Indonesia. Perhatian pemerintah di bidang infrastruktur pada beberapa tahun terakhir telah berdampak pada peningkatan kuantitas dan kualitas infrastruktur di Indonesia.

Pemerintah mendorong pembangunan sarana air minum melalui program penyediaan air minum berbasis masyarakat (Pamsimas). Sarana air minum merupakan salah satu infrastruktur penting untuk layanan dasar.

Pamsimas telah mulai diimplementasikan sejak 2008. Sampai akhir 2022, manfaat Pamsimas telah berhasil dirasakan oleh lebih dari 25,9 juta penduduk Indonesia.

Pada 2023, pemerintah memutuskan melanjutkan program Pamsimas. Pelaksanaan Pamsimas di 2023 diharapkan memberikan kontribusi tambahan terhadap penyediaan lapangan kerja dan untuk mempertahankan daya beli masyarakat melalui kegiatan padat karya Infrastruktur Berbasis Masyarakat.

Adapun sasaran kegiatan Pamsimas, yakni jumlah tambahan orang yang mempunyai akses terhadap fasilitas air minum yang layak secara berkelanjutan, jumlah tambahan orang yang memiliki akses terhadap layanan air minum melalui sambungan rumah (SR) dan jumlah desa/kelurahan yang memiliki Pengelolaan Layanan Air Minum terbangun.

Adapun kriteria dan persyaratan secara umum untuk desa/kelurahan sasaran Pamsimas 2023 meliputi cakupan akses air minum layak belum 100 persen, tidak termasuk daerah layanan dan/atau pengembangan air minum PDAM.

Memiliki sumber air baku atau SPAM eksisting yang dapat dikembangkan, adanya kesanggupan masyarakat untuk Kontribusi minimal 10 persen dari biaya RKM dalam bentuk uang tunai dan atau tenaga kerja/material local.

Mengoperasikan dan memelihara sarana terbangun dan menyediakan lahan untuk lokasi pembangunan sarana, serta adanya kesanggupan Pemerintah Desa/Kelurahan untuk menyediakan dana untuk pengembangan dan keberlanjutan SPAM terbangun terutama penambahan sambungan rumah.

Pamsimas dilaksanakan dengan pendekatan berbasis masyarakat. Selain pendekatan berbasis masyarakat, seluruh pelaksanaan dan pengelolaan Pamsimas menganut pendekatan kolaborasi.

Adapun prinsip-prinsip yang diterapkan dalam Kegiatan Pamsimas adalah Tanggap Kebutuhan, Partisipatif, Kesetaran Gender, Keberpihakan pada Masyarakat Berpenghasilan Rendah, Akses bagi Semua Masyarakat, Perlindungan pada Anak, Keberlanjutan, serta prinsip Berbasis Nilai.

Prinsip lain yang juga penting dalam Pelaksanaan Pamsimas adalah prinsip Transparansi dan Akuntabilitas. Dana Bantuan Pemerintah akan langsung diberikan kepada masyarakat tanpa perantara oleh pihak lain dan tanpa ada potongan/pungutan dari pihak manapun.

Secara umum kegiatan di tingkat masyarakat nanti terdiri atas dua tahapan yaitu Tahap persiapan dan perencanaan serta Tahap pelaksanaan kegiatan, termasuk didalamnya kegiatan penyelesaian kegiatan dan serah terima.

Keberhasilan pelaksanana Pamsimas di tahun ini tidak akan lepas dari dukungan semua para segenap pemangku kepentingan terkait baik pengelola Pamsimas di tingkat nasional, provinsi, kabupaten/kota, desa, dan masyarakat.

Perwujudan penyediaan akses air minum yang berkelanjutan, tidak hanya bergantung pada ketersediaan infrastruktur, tetapi juga sangat dipengaruhi dengan adanya regulasi dan institusi pengelola yang memiliki tugas dan fungsi pada pelayanan air minum, serta tentunya dukungan alternatif sumber pendanaan untuk melaksanakan operasi dan pemeliharaan.

Hal ini menjadi penting, mengingat kegiatan pasca pembangunan seringkali menjadi hambatan terhadap keberfungsian dan keberlanjutan infrastruktur terbangun, karenanya perlu menjadi perhatian terutama dari pihak Pemerintah Daerah sebagai pelaku utama penyelenggara kegiatan air minum.

Semua ini perlu kerja sama dan komitmen yang kuat dari segenap pihak dan pelaku pemerintah, swasta dan masyarakat serta pihak-pihak lainnya. Tujuannya hanya satu yaitu memberikan kemudahan seluruh masyarakat Indonesia untuk mendapatkan layanan sarana air minum yang berkualitas.

Layanan air minum terpenuhi, kesehatan masyarakat akan terus meningkat. Kesehatan tetap baik, produktivitas masyarakat pun akan meningkat dan akhirnya kesejahteraan juga akan meningkat. Semua berawal dari penyediaan layanan air minum kepada masyarakat.

Rekomendasi