Polisi menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) usai penembakan dilakukan orang tak dikenal yang menggugurkan seorang polisi dan TNI di Distrik Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Selasa (28/3). Olah TKP dilakukan untuk mengumpulkan dan mencari keterangan, petunjuk, barang bukti dan identitas para pelaku penembakan guna kepentingan penyelidikan.
"Hasil olah TKP, didapati sejumlah barang bukti yakni, 35 butir selongsong peluru, sarung parang kayu warna cokelat, 4 jenis sampel darah, 3 jenis sampel organ manusia, 2 buah celana panjang warna loreng (terkena tembakan), 1 pasang sendal merk volcom dan 1 buah topi merk jitu tactical warna hitam," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol Ignatius Benny Ady Prabowo.
Dia mengatakan, sudah ada tujuh saksi diperiksa dan dimintai keterangan. Sedangkan untuk tersangka penembakan berjumlah empat orang dan kerugian materiil sekitar Rp5 juta.
"Olah TKP berjalan aman, situasi pun terkendali, personel telah mengamankan sejumlah barang bukti yang selanjutnya dibawa ke Mapolres Puncak Jaya guna kepentingan penyelidikan," kata dia.
Ignatius menegaskan, untuk situasi Kamtibmas di Distrik Ilu sudah relatif aman dan kondusif.
Advertisement
Kronologi 2 Petugas Diberondong Tembakan Saat Amankan Salat Tarawih di Papua
Tiga prajurit TNI diberondong tembakan saat mengamankan salat tarawih di Masjid Al Amaliah Ilu, Kabupaten Puncak Jaya, Sabtu (25/3) pukul 20.00 Wit. Dua orang meninggal dunia, satu lainnya dirawat.
Diduga kuat, pelaku adalah Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) yang berjumlah dua orang.
Kapendam XVII/Cenderawasih Kolonel Kav Herman Taryaman mengatakan, korban atas nama Serda R (anggota Koramil 1714-02/Ilu) dan Bripda M (anggota Polsek Ilu) telah dievakuasi ke Makoramil 1714-02/Ilu.
"Kedua korban sudah dievakuasi ke Makoramil 1714-02/Ilu. Saat ini pihak Koramil dan Polsek Ilu sedang siaga mengantisipasi serangan susulan dari KST," kata Herman dalam keterangannya, Minggu (26/3).
Advertisement
Dia menambahkan, peristiwa bermula saat masyarakat melaksanakan salat tarawih. Prajurit TNI maupun personel Polri melakukan pengamanan untuk mencegah hal-ha tak diinginkan.
"Tiba-tiba sekitar pukul 20.00 Wit, dua orang KST menembak rentetan secara brutal ke arah masyarakat dan aparat TNI-Polri yang sedang ibadah, dan pengamanan Ibadah salat tarawih," jelasnya.
Tembakan itu menyebabkan dua orang aparat keamanan dari TNI Polri meninggal dunia, yaitu Serda R (anggota Koramil 1714-02/Ilu) dan Bripda M (anggota Polsek Ilu).
Berikut identitas korban:
1. Bripda Mesar Indey (meninggal dunia).
2. Brigpol M Arif Hidayat (penanganan medis).
3. Serda Risawar TNI (meninggal dunia).