Polisi menangkap pelaku mutilasi terhadap seorang perempuan berinisial A (34) warga Kota Yogyakarta. Pelaku mengaku sempat pergi ke warung untuk makan dan minum usai memutilasi korbannya.
Dirreskrimum Polda DIY Kombes Nuredy Irwansyah Putra mengatakan dari pemeriksaan dan pengakuan pelaku diketahui usai membunuh dan memutilasi korban, pelaku sempat keluar kamar dan pergi ke warung.
"Pelaku ini setelah membunuh dan memutilasi korbannya sempat keluar kamar dan pergi ke Warmindo (warung) untuk makan dan minum," kata Nuredy, Rabu (22/3).
Advertisement
Nuredy menuturkan saat di warung ini, pelaku lupa membawa uang. Pelaku lalu kembali lagi ke kamar wisma dan mengambil uang di dompet korban yang telah dibunuh dan dimutilasi.
"Pelaku kembali lagi ke kamar wisma. Mengambil uang di dompet korban. Setelah makan pelaku kemudian memesan ojek online untuk parkiran rumah sakit tempat motor korban diparkir," tutur Nuredy.
Usai mengambil sepeda motor milik korban, pelaku kembali lagi ke warung tersebut. Pelaku, lanjut Nuredy sempat menelpon temannya untuk meminjam pisau tapi tidak dipinjami.
Advertisement
Nuredy merinci pelaku sempat lewat di depan wisma untuk melihat kondisi kemudian pelaku meneruskan perjalanan pulang ke kosnya di daerah Ngemplak, Kabupaten Sleman.
"Pelaku ini hanya lewat saja di depan wisma. Melihat kondisi apakah sudah ada polisi atau belum. Kemudian pelaku kembali ke kamar messnya," terang Nuredy.
"Pelaku di kamar mess mandi lalu menulis surat dan paginya pelaku melarikan diri ke Temanggung, Jawa Tengah," sambung Nuredy.