Truk Angkut 34 Orang yang Pulang Melayat Alami Kecelakaan, 4 Tewas

Kasat Lantas Polres TTS, Iptu Ilham Ade Putra menjelaskan, mobil dump truk yang mengangkut puluhan penumpang melaju dari arah Desa Sono dengan tujuan hendak kembali ke Kabupaten Malaka usai melayat keluarga yang meninggal dunia.

Ananias Petrus
Oleh Ananias Petrus - Reporter
Truk Angkut 34 Orang yang Pulang Melayat Alami Kecelakaan, 4 Tewas
Truk rem blong. ©2023 Merdeka.com

Satu unit dump truk yang ditumpangi 34 orang terbalik akibat rem blong di Desa Tuataum, Kecamatan Toianas, Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS), Nusa Tenggara Timur (NTT), Selasa (22/3) malam. Empat orang penumpang dilaporkan tewas.

Sebanyak 34 orang yang menumpang truk nahas tersebut baru pulang melayat di Desa Sono, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten TTS. Dari empat orang korban, satunya tewas di tempat sedangkan tiga lainnya di Puskesmas setempat.

Kasat Lantas Polres TTS, Iptu Ilham Ade Putra menjelaskan, mobil dump truk yang mengangkut puluhan penumpang melaju dari arah Desa Sono dengan tujuan hendak kembali ke Kabupaten Malaka usai melayat keluarga yang meninggal dunia.

Saat tiba di lokasi kejadian di Desa Tuataum dengan kondisi jalan menurun terjal dan menikung kiri, mobil dump truk tersebut mengalami rem blong.

"Dump truk tergelincir ke kanan jalan lalu terbalik dengan posisi ban sebelah kiri menghadap ke atas," katanya.

Menurut Ilham Ade Putra, satu orang penumpang bernama Alexander Mafeo meninggal dunia di lokasi kejadian. Sedangkan tiga orang lainnya meninggal dunia di Puskesmas Weoe, Kabupaten Malaka, masing-masing bernama Yoacli Igor, Yasintha Seuk dan Yasinta Hoar.

Sebanyak 10 orang yang mengalami luka berat dilarikan ke RSUD Betun di Kabupaten Malaka, untuk mendapatkan perawatan. Sedangkan 20 orang yang mengalami luka ringan dirawat di Puskesmas Weoe Kabupaten Malaka.

"Kondisi kendaraan belum bisa dievakuasi dan masih ada di lokasi kejadian. Truk itu ditumpangi 34 orang warga yang baru pulang melayat di Desa Sono, Kecamatan Amanatun Utara, Kabupaten TTS," tutup Ilham Ade Putra.

Rekomendasi