Sekitar 1.675,6 hektare areal pertanian di Magelang, Jawa Tengah, terdampak sebaran abu vulkanik dari erupsi Gunung Merapi. Tanaman yang rusak di antaranya tomat, sawi, kubis, dan cabai.
"Tanaman yang rusak terutama jenis hortikultura yang terdampak hujan abu. Rusaknya karena abu terlalu tebal dan ada pasirnya kalau yang kriteria ringan terkena abu tapi tipis. Kalau yang ringan kemarin sudah menyampaikan ke warga kalau bisa disiram air agar tidak merusak proses fotosintesis," kata Kepala Balai Perlindungan Tanaman Pangan Hortikultura dan Perkebunan Distanbun Jateng Fransisca Herwati, Jumat (17/3).
Dia menjelaskan, daerah yang paling terdampak abu Merapi ada di wilayah Kecamatan Sawangan dan Kecamatan Dukun. Kerusakan dikategorikan menjadi tiga, yakni ringan, sedang, dan berat. Ia merinci tanaman yang masuk kategori rusak berat hanya 282 hektare dari 1.600 hektare.
"Kami juga meminta ke petani agar panen lebih cepat agar tanaman tidak rusak," ungkapnya.
Untuk membantu para petani yang mengalami kerugian akibat abu vulkanik Gunung Merapi, pihaknya tengah mengajukan bibit hortikultura ke Direktorat Jendral Tanaman Hortikultura Kementerian Pertanian.
"Karena adanya keterbatasan dana, kami ajukan bibit ke kementerian," ungkap dia.