Aksi perampokan di kantor Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Arta Kedaton Makmur, Jalan Laksamana Malahayati, Kelurahan Kangkung, Kecamatan Bumi Waras, Kota Bandarlampung, Lampung, Jumat (17/3), berlangsung dramatis. Pelaku diringkus setelah melukai dua satpam dan seorang karyawan dengan senjata api yang dibawanya.
Berdasarkan informasi dari kepolisian, peristiwa bermula saat satpam BPR Arta Kedaton Makmur atas nama Tito Alexander (36) bersama teler bernama Agnes mengambil uang di Bank Mayora sekira pukul 09.00 WIB.
"Setelah mengambil uang di Bank Mayora tersebut, mereka kembali ke Bank Arta Kedaton dengan dikawal dengan Satpam Bank Mayora atas nama Kismanto (40)," papar Kabid Humas Polda Lampung Kombes Zahwani Pandra Arsyad.
Saat itu, tas berisi uang dipegang Tito. Tiba-tiba, datang seorang terduga pelaku atas nama Heri Gunawan dan merebutnya. Kemudian, terjadi tarik-menarik antar keduanya.
Advertisement
Kismanto mencoba membantu Tito. "Kemudian pelaku mengeluarkan senjata airsoft gun dari balik baju langsung menembakkan senjata api tersebut ke arah Satpam Tito mengenai perut samping sebelah kiri," ujarnya.
Pelaku kemudian menembak Kismanto. Tembakannya mengenai tangan dan perut sebelah kanan korban.
Setelah kedua satpam itu tertembak, Heri Gunawan mencoba kabur. Namun dia diadang saksi bernama Rendy. Pria itu langsung membekap pelaku dan merebut senjatanya.
"Kemudian terjadilah pergumulan antara pelaku dengan Saudara Rendy," jelas Zahwani Pandra Arsyad.
Advertisement
Karyawan bernama Hance Chandra datang membantu Rendy. Namun dia malah tertembak di bagian dada kanan.
Nasabah, karyawan dan warga sekitar turut membantu. Mereka akhirnya berhasil merampas senjata airsoft gun dan sepucuk revolver dari tangan pelaku.
Heri Gunawan berhasil diamankan. Dia dan barang bukti airsoft gun dan revolver diserahkan kepada polisi yang datang ke lokasi. Sementara korban penembakan dilarikan ke rumah sakit terdekat.
"Korban sekarang sudah dibawa dan dirawat ke rumah sakit," kata Kapolresta Bandarlampung Kombes Pol Ino Harianto seperti dilansir Antara.
Ino mengatakan, sejauh ini, pelaku perampokan baru mengarah ke satu orang yang telah diamankan. "Pelaku kini sudah kami amankan," jelas dia.