Razia Jelang Ramadan, Satpol PP Amankan 36 Pengemis di Kabupaten Tangerang

Sebanyak 36 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang biasa mengemis di perempatan lampu merah kawasan Kabupaten Tangerang diamankan petugas gabungan Satpol PP dan Dinas Sosial Kabupaten Tangerang. Penertiban ini sekaligus untuk menghadapi masuknya bulan suci Ramadan 1443 Hijriah.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
Razia Jelang Ramadan, Satpol PP Amankan 36 Pengemis di Kabupaten Tangerang
Ilustrasi razia pengemis. ©2015 merdeka.com/yan muhardiansyah

Sebanyak 36 penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS) yang biasa mengemis di perempatan lampu merah kawasan Kabupaten Tangerang diamankan petugas gabungan Satpol PP dan Dinas Sosial Kabupaten Tangerang. Penertiban ini sekaligus untuk menghadapi masuknya bulan suci Ramadan 1443 Hijriah.

Kepala Satpol PP Kabupaten Tangerang Fachrul Rozi menerangkan, penertiban gelandangan dan pengemis dilakukan untuk memberikan keamanan dan kenyamanan para pengguna jalan. "Kegiatan ini kami lakukan untuk menyambut bulan suci Ramadan, tentunya kami ingin menciptakan rasa aman bagi umat muslim saat bulan Ramadan nanti," ucapnya, Rabu (8/3).

Dia menuturkan, penertiban PMKS yang kembali digencarkan ini dilakukan dalam dua kali sehari, mulai pukul 08.00-13.00 WIB dan pukul 14.00-17.30 WIB yakni

"Dengan menyasar beberapa titik di lampu merah Tigaraksa, Kecamatan Cikupa, Pasar Kemis, Balaraja, Sukamulya, Rajeg dan Kresek. Dalam kegiatan ini kami berhasil mengamankan 36 PMKS," ujar dia.

Dari hasil pemeriksaan awal, para PMKS yang terciduk sedang mengemis itu, mengaku meminta-minta ke pengguna jalan karena alasan ekonomi. Datangnya bulan suci kerap mereka manfaatkan untuk meminta belas kasih pengguna jalan.

"Keberadaan PMKS menjelang bulan suci ini menjadi masalah serius, karena sering kali dijadikan momen untuk meminta belas kasih kepada masyarakat. Bahkan terkadang dijadikan momen juga untuk mengambil keuntungan. Diharapkan tidak ada pihak-pihak yang justru memanfaatkan situasi bulan Ramadan nanti sebagai bulan baik untuk bersedekah dengan berada di pinggir jalan mencari keuntungan pribadi, namun nyatanya malah mengganggu kepentingan masyarakat lainnya," terang Fachrul.

Rekomendasi