SatuSehat Wajah Baru PeduliLindungi Tak Bisa Diakses, Ini Penyebabnya

Hingga pukul 10.45 WIB, masih banyak masyarakat yang belum bisa mengakses SatuSehat.

Supriatin
Oleh Supriatin - Reporter
SatuSehat Wajah Baru PeduliLindungi Tak Bisa Diakses, Ini Penyebabnya
Tampilan Depan Aplikasi SatuSehat. ©2023 Merdeka.com

Aplikasi PeduliLindungi resmi bertransformasi menjadi SatuSehat hari ini, 1 Maret 2023. SatuSehat akan mempersingkat pelaporan kesehatan yang dilakukan oleh tenaga kesehatan.

Hingga pukul 10.45 WIB, masih banyak masyarakat yang belum bisa mengakses SatuSehat. Aplikasi tersebut justru menampilkan tulisan 'terjadi kesalahan, silakan mencoba kembali nanti' saat pengguna melakukan proses log in atau masuk.

"Saya sudah mengupdate aplikasi SatuSehat tapi saat memasukkan nomor telepon tidak bisa," kata Yati, Rabu (1/3).

Kementerian Kesehatan mengakui terjadi kendala saat pengguna mengakses SatuSehat. Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kementerian Kesehatan, Siti Nadia Tarmizi menyampaikan permintaan maaf atas kondisi tersebut.

"Kemenkes sampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan," kata dia.

Menurut Nadia, SatuSehat mengalami kendala karena sejumlah hal. Di antaranya, sedang terjadi proses migrasi data dari PeduliLindungi ke SatuSehat.

Kemudian, banyaknya masyarakat yang mengunduh SatuSehat dalam waktu bersamaan.

"Hal tersebut mengakibatkan munculnya berbagai kendala, baik saat proses login maupun tampilan tiket dan sertifikat vaksin," jelas Nadia.

Dia memastikan, kendala tersebut sedang ditangani tim teknis. Bagi masyarakat yang membutuhkan sertifikat vaksin Covid-19, Nadia menyarankan untuk menggunakan sertifikat dalam bentuk kartu fisik.

"Selain sertifikat vaksin yang telah dimiliki secara fisik bisa yang tersimpan secara digital untuk kepentingan aktivitas tertentu," ujarnya.

Kementerian Kesehatan mentransformasikan aplikasi PeduliLindungi menjadi Satu Sehat per 1 Maret 2023.

"Masyarakat dapat memanfaatkan SatuSehat Mobile mulai 1 Maret 2023,” kata Staf Ahli Teknologi Kesehatan sekaligus Chief Digital Transformation Office (DTO) Kemenkes, Setiaji, Selasa (28/2).

Setiaji mengatakan, masyarakat yang telah mengunduh PeduliLindungi hanya perlu memperbarui melalui Play Store maupun App Store. Baik secara otomatis maupun manual.

Setelah memberikan persetujuan syarat dan ketentuan, pengguna perlu melakukan log in dengan nomor ponsel atau email yang telah terdaftar di PeduliLindungi.

Menurut Setiaji, tahap awal perbaharuan aplikasi SatuSehat ditujukan bagi pengguna IOS. Sementara untuk pengguna Android akan segera tersedia dalam waktu dekat.

"Profil anggota, sertifikat dan tiket vaksin Covid-19 juga akan tersinkronisasi secara otomatis. Jadi, setelah memberikan persetujuan, pengguna SatuSehat Mobile tidak perlu repot membuat akun baru untuk mulai menggunakan SatuSehat Mobile,” ujar Setiaji.

Rekomendasi