Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni mengapresiasi pengungkapan 309 bungkus sabu dengan perkiraan berat 309 kilogram dari kapal ikan yang berlayar di perairan Samudra Hindia oleh Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) dan Badan Narkotika Nasional (BNN) dalam operasi laut South Sea Operation.
Menurutnya, kinerja hebat itu dapat terlaksana akibat kolaborasi yang baik di antara dua lembaga.
"Kolaborasi dan koordinasi kedua lembaga saya kira merupakan hal yang patut diapresiasi. Dengan begitu, DJBC dan BNN dapat ringkus temuan narkoba kelas kakap yang jumlahnya tidak main-main."
"Ini yang selalu kita harapkan, kolaborasi lembaga untuk hasilkan kinerja yang maksimal. Jadi selamat untuk tangkapan besarnya, pastikan barang dimusnahkan," ujar Sahroni dalam keterangan, Senin (27/2).
Sahroni juga meminta seluruh aparat berwenang terkait agar memperketat jalur masuk ke Indonesia. Dirinya menilai masih banyak temuan-temuan narkoba yang diselundupkan dengan cara-cara baru. Tak hanya lewat jalur ilegal, kadang juga terjadi di jalur legal.
"Seluruh aparat berwenang harus pastikan jaga perbatasan kita dari potensi masuknya narkoba. Baik itu yang lewati jalur ilegal, sampai yang nekat lewat jalur legal."
"Pelajari skema-skema yang berkembang saat ini, kadang para pelaku ini makin cerdik untuk kelabui petugas. Pastikan kita berantas habis narkoba, karena sudah jelas terbukti rusak mental dan fisik anak bangsa," pungkas Sahroni.