Respons Eks Kasatgas Terkait Rencana Satgas Anti Mafia Bola Kembali Diaktifkan

Penguatan dan diaktifkannya lagi Satgas Anti Mafia Bola sebelumnya diungkapkan Kapolri sebagai bentuk dukungan kepada kebijakan Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk melawan pengaturan skor.

Bachtiarudin Alam
Oleh Bachtiarudin Alam - Reporter
Respons Eks Kasatgas Terkait Rencana Satgas Anti Mafia Bola Kembali Diaktifkan
Kasatgas Anti Mafia Bola Brigjen Hendro Pandowo. ©2020 Merdeka.com/Aksara Bebey

Wakapolda Metro Jaya Brigjen Pol Hendro Pandowo mengaku senang mendengar rencana Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan memperkuat dan mengaktifkan kembali Satuan Tugas (Satgas) Anti Mafia Bola. Penguatan dan diaktifkannya lagi Satgas Anti Mafia Bola sebelumnya diungkapkan Kapolri sebagai bentuk dukungan kepada kebijakan Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk melawan pengaturan skor.

"Pertama tentu merasa senang akan dibentuk lagi," ujar Hendro saat dikonfirmasi Senin (20/2).

Sosok jenderal bintang satu yang memang sempat menjabat Ketua Satgas Anti Mafia Bola, sebelum menempati posisi Wakapolda Metro Jaya, ini telah memiliki sepak terjang berantas mafia bola. Sehingga dia sangat menyambut baik dengan kembali diaktifkannya satgas tersebut.

Namun, Hendro tak mau berkomentar banyak soal rencana pengaktifan kembali satuan tugas tersebut. Dia hanya menjawab saat ini banyak para perwira petinggi Polri yang mumpuni untuk melanjutkan tugasnya kala itu.

"Banyak perwira tinggi Polri yang masih muda dan memiliki kompetensi yang mumpuni," tutur dia.

Diketahui sepak terjang Hendro sempat menjabat sebagai Kasatgas Anti Mafia Bola pada 2018 silam saat masih menjabat sebagai Kepala Biro Provost Polri.

Pembentukan satgas itu ketika masa Kapolri Jenderal, Idham Aziz sebagaimana Surat Perintah Kapolri Nomor 3678 Tanggal 12 Desember 2018.

Hendro diberikan tanggung jawab untuk mengawasi jalanya pertandingan liga sepak bola di Indonesia dan mencegah praktik pengaturan skor atau match fixing. Namun, satgas itupun berakhir pada Agustus 2020, setelah beberapa kali diperpanjang oleh pimpinan Polri.

Sigit Siap Perkuat Satgas Anti Mafia Bola

Terkini, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo akan memperkuat Satgas Anti Mafia Bola. Hal ini sebagai bentuk dukungan kepada kebijakan Ketua Umum PSSI Erick Thohir untuk melawan pengaturan skor.

"Kami Polri siap mendukung penuh dan kami persiapkan satgas anti mafia bola untuk mengawal kebijakan ini," ujar Sigit saat konferensi pers di GBK, Jakarta, Minggu (19/2).

Satgas Anti Mafia Bola akan mengawal seluruh penyelenggaraan pertandingan bola dari Liga 1, Liga 2, Liga 3 hingga semua event sepakbola yang diselenggarakan oleh PSSI.

"Tentunya Satgas Anti Mafia Bola akan terus mengawal setiap penyelenggaraan Liga 1, Liga 2, Liga 3 dan seluruh event sepakbola yang akan diselenggarakan oleh PSSI," ujar Sigit.

Sigit menjelaskan Polri juga sudah memiliki Satgas Anti Mafia Bola yang dibentuk 2018 lalu. Kata Sigit, akan diperkuat untuk menghadapi kasus pengaturan skor ke depannya.

"Beberapa waktu lalu, 2018 telah dibentuk tim satgas anti mafia bola dan saat ini akan terus kita perkuat," tegasnya.

Disamping itu, Ketua Umum PSSI Erick Thohir menegaskan, akan memberikan hukuman seumur hidup kepada pelaku yang terlibat pengaturan skor di sepakbola Indonesia. Hukuman tersebut berlaku kepada siapapun yang terlibat, mulai dari wasit, pemilik klub, pengurus, sampai pelatih.

"Hukuman seperti apa tentu konteksnya kalau kami di PSSI kita concern di sepak bolanya, pemain wasit pemilik klub pengurus seperti saya, pelatih yang jelas-jelas terkena permainan mengatur skor ini dihukum seumur hidup ini tindakan sepatutnya sudah harus diambil selama ini," tegas Erick saat konferensi pers di GBK, Jakarta, Minggu (19/2).

Rekomendasi