Seorang anggota Indonesia Police Watch (IPW) Arianto diduga menjadi korban pemukulan dalam kisruh tambang nikel di Desa Harapan, Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan.
Dalam rekaman video beredar, kericuhan melibatkan sejumlah warga dengan personel pengamanan PT Citra Lampia Mandiri (CLM).
Akar masalah insiden tersebut karena adanya lahan seorang warga yang dilalui truk nikel.
Warga menolak lahan dijadikan akses untuk truk pengangkut ore nikel untuk dibawa ke lokasi pengapalan.
Kejadian bermula, ketika kehadiran anggota IPW di pelabuhan pengapalan ore nikel untuk memantau kinerja polisi.
Sebab, Direktur Utama PT CLM Helmut Hermawan telah melayangkan permohonan perlindungan hukum kepada Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan.
Ketua IPW Sugeng Teguh Santoso mendesak pemerintah segera turun tangan atas konflik tersebut. Sebab, masalah tersebut cukup lama dan telah memakan korban.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Komang Suartana menyatakan situasi kini sudah kondusif.
Dia menegaskan tidak ada insiden perkelahian, melainkan aksi saling dorong dari dua kelompok.
"Personel polisi di sana juga sudah melakukan mediasi dengan bijak," kata Komang, Rabu (15/2).