Hujan deras disertai angin kencang melanda sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan, khususnya Makassar Raya. Kondisi cuaca ekstrem menyebabkan lima jadwal keberangkatan pesawat di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin pada Senin (13/2) tertunda.
Relation Manager Bandara Internasional Hasanuddin Iwan Risdianto mengungkapkan, lima jadwal penerbangan yang mengalami penundaan keberangkatan dari maskapai yang tergabung dalam Lion Grup.
"Lima penerbangan yang tertunda jadwal keberangkatannya pertama Wings Air IW 1308 rute Makassar - Bau Bau. Selanjutnya, Lion Air JT 786 rute Makassar - Ambon," ungkapnya.
Ia melanjutkan, jadwal penerbangan Lion Air JT 871 rute Makassar - Balikpapan juga mengalami penundaan. Begitu juga Wings Air IW 1330 rute Makassar - Toraja.
"Terakhir Lion Air JT 892 rute Makassar - Gorontalo tertunda," sebutnya.
Advertisement
Peringatan Dini
Pelaksana harian (Plh) Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) wilayah IV Makassar, Kamal A mengaku pihaknya sudah menyampaikan peringatan dini terkait prediksi terjadinya cuaca ekstrem di Sulsel mulai 12-16 Februari 2023. Ia menyebut hujan lebat disertai angin kencang dipicu kemunculan Maden Julian Oscillation (MJO) di kuadran 4 (maritime continent).
"MJO ini mampu berkontribusi terhadap proses pembentukan awan hujan," kata dia.
Untuk itu, ia mengimbau kepada pemerintah dan juga masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terjadinya bencana hidrometeorologi. Selain itu, cuaca ekstrem juga akan berpengaruh pada keberangkatan transportasi laut dan udara.
Advertisement
Bantuan untuk Korban Banjir
Sementara Gubernur Sulsel Andi Surdiman Sulaiman, menginstruksikan seluruh jajaran Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan instansi terkait untuk turun membantu warga yang terdampak banjir.
"Tim BPBD Provinsi sinergi lintas instansi bergerak cepat untuk melakukan evakuasi warga terdampak banjir dengan menyebar tim dan perahu taktis," kata Andi Sudirman.
Tak hanya proses evakuasi, Sudirman juga meminta dinas sosial untuk segera mendirikan dapur umur demi memastikan kebutuhan makanan pengungsi terpenuhi.
"Tim sosial bersama kementerian akan mendirikan dapur umum untuk melayani selama masa banjir Makassar dan Sekitarnya," ungkapnya.
Gubernur Sulsel berharap warga yang terdampak cuaca ekstrem yang mengakibatkan banjir di beberapa wilayah, terutama Makassar, dalam kondisi selamat.
"Doa bersama untuk senantiasa dipanjatkan agar kita semua dihindarkan dari bahaya serta segera cuaca ekstrem ini segera berlalu," harap Andi Sudirman.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulsel, Amson Padolo mengatakan, 10 perahu sudah disebar untuk membantu masyarakat yang terdampak di Kota Makassar.
"Ada 7 perahu yang kami sebar, ada 3 di Manggala, 2 di Tamalate, dan 2 lagi di Biringkanaya. Semua kecamatan yang kantong banjir," Kata Amson.
Kemudian untuk 3 perahu lagi di antaranya 1 perahu ada di Jalan Nuri, dan 2 perahu di Tamala'lang.
"Kami juga sudah melakukan koordinasi dengan Basarnas, Tim SAD, pemda kabupaten/kota termasuk kecamatan untuk melakukan tindakan tanggap darurat apabila terjadi bencana," ungkapnya.