Pakar Soroti Wacana Vaksin Booster Covid-19 Berbayar: Harusnya Tetap Gratis

"Secara umum, ada dua masalah long Covid, yaitu gejala sisa atau sequelae sesudah sakit dan peningkatan risiko gangguan kardiovaskuler dan penyakit metabolik pasca terinfeksi," kata Tjandra.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Pakar Soroti Wacana Vaksin Booster Covid-19 Berbayar: Harusnya Tetap Gratis
Vaksin Booster Syarat Untuk Perjalanan Dalam Negeri. ©2022 Liputan6.com/Faizal Fanani

Direktur Pasca Sarjana Universitas YARSI Tjandra Yoga Aditama menanggapi persoalan vaksin Covid-19 berbayar setelah pandemi selesai. Ia menilai, seharsnya pemerintah tetap memberikan vaksin ini secara gratis untuk melindungi warganya.

"Ini kan penyakit yang pernah jadi pandemi luar biasa. Tentu akan baik kalau negara melindungi warganya terhadap penyakit ini, walaupun nanti sudah bukan pandemi. Jadi, tetap diberikan vaksinasi secara cuma-cuma, paling tidak beberapa tahun ke depan, lalu dievaluasi lagi," kata Tjandra dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/2).

Tak hanya vaksin Covid-19, Tjandra juga menyarankan pemerintah untuk menanggung pembiayaan long Covid atau dampak panjang dari Covid-19.

"Bukan hanya vaksin, sekarang sedang banyak dibicarakan tentang long Covid yang baiknya juga ditanggung oleh pemerintah pembiayaannya," ujar Tjandra.

"Secara umum, ada dua masalah long Covid, yaitu gejala sisa atau sequelae sesudah sakit dan peningkatan risiko gangguan kardiovaskuler dan penyakit metabolik pasca terinfeksi," kata Tjandra.

Sebelumnya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengatakan, pihaknya akan menerapkan vaksin Covid-19 berbayar setelah masa transisi pandemi ke endemi berakhir. Kebijakan ini, kata Budi, masih terus dikaji dan sifatnya vaksinasi pilihan.

Meskipun demikian, saat ini ia menegaskan bahwa vaksin booster kedua atau dosis empat bisa didapatkan secara gratis bagi seluruh masyarkat Indonesia.

"Gratis, diutamakan bagi mereka yang sudah lebih dari enam bulan setelah dapat vaksinasi booster pertama. Bisa cek tiket di PeduliLindungi," kata Budi dalam rilis resminya, dikutip Sabtu (11/2).

Rekomendasi