Konflik Manusia dengan Buaya di Sumbar Terjadi 9 Kali Sepanjang Januari 2023

Konflik buaya dengan manusia di Sumatera Barat kian meningkat. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sekurangnya terjadi 9 kali laporan kemunculan buaya pada Januari 2023.

Lisa Septri Melina
Oleh Lisa Septri Melina - Reporter
Konflik Manusia dengan Buaya di Sumbar Terjadi 9 Kali Sepanjang Januari 2023
Ilustrasi buaya. pixabay.com ©2020 Merdeka.com

Konflik buaya dengan manusia di Sumatera Barat kian meningkat. Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) mencatat sekurangnya terjadi 9 kali laporan kemunculan buaya pada Januari 2023.

"Akhir-akhir ini kejadian konflik satwa liar buaya dengan manusia semakin meningkat. Berdasarkan pengaduan selama Januari 2023 kita telah menerima 9 pengaduan kemunculan buaya di sungai," kata Kepala BKSDA Sumbar Ardi Andono.

Kemunculan buaya tersebut sering terjadi di sungai yang merupakan lokasi mata pencarian masyarakat setempat. "Kejadian serangan buaya terjadi pada masyarakat pencari lokan, penambang pasir, serta masyarakat yang sedang beraktivitas Mandi Cuci Kakus (MCK) di sungai," ujarnya.

9 Lokasi Konflik

Ardi mengimbau kepada seluruh masyarakat untuk selalu meningkatkan kewaspadaan dan menghindari aktivitas di wilayah yang potensial sebagai sarangan buaya, terutama bagi masyarakat yang menggunakan perahu di sungai atau muara sungai yang perahunya berisi ikan, kerang atau udang.

"Apabila bertemu langsung dengan buaya agar menghindari sisi depan dan bergeraklah ke arah samping atau belakang," sebutnya.

Jika bertemu telur ataupun anak buaya, warga diminta segera menjauh dari lokasi itu, karena ada kemungkinan induknya siap menyerang.

"Januari hingga Maret biasanya masa bertelur dan mengerami, buaya akan lebih sensitif dari gangguan. Untuk itu hindari area yang diduga sarang buaya," jelasnya.

BKSDA Sumbar mencatat 9 daerah terjadi konflik buaya dengan manusia, pertama Desa Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan, Kota Pariaman; Korong Pasir Baru Nagari Pilubang, Kecamatan Sungai Limau, Kabupaten Padang Pariaman; Nagari Sungai Buluh Utara, Kabupaten Kecamatan Batang Anai, Kabupaten padang Pariaman; Nagari Sungai Buluh Selatan Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang pariaman.

Kemudian, Nagari Lubuk Pandan, Kecamatan Kayu Tanam, Kabupaten Padang Pariaman; Nagari Malampah, Kecamatan Tigo Nagari, Kabupaten Pasaman; Nagari Katiagan, Kabupaten Pasaman Barat; Nagari Sungai Liku Pelangi, Kecamatan Ranah Pesisir, Kabupaten Pesisir Selatan; serta Nagari Campago Selatan, Kecamatan V Koto Lampung Dalam, Kabupaten Padang Pariaman.

Rekomendasi