Sampah Plastik Penuhi Bibir Pantai Oesapa Kupang

Ketua RT 32 Oesapa, Mohammad Doken mengatakan, sampah-sampah itu merupakan kiriman saat terjadi hujan deras yang kemudian bermuara di bibir Pantai Oesapa.

Ananias Petrus
Oleh Ananias Petrus - Reporter
Sampah Plastik Penuhi Bibir Pantai Oesapa Kupang
Ilustrasi pantai. ©2014 Merdeka.com/Shutterstock/ sellingpix

Bibir pantai Oesapa di Kelurahan Oesapa, Kecamatan Kelapa Lima, Kota Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dipenuhi sampah, yang didominasi plastik.

Ketua RT 32 Oesapa, Mohammad Doken mengatakan, sampah-sampah itu merupakan kiriman saat terjadi hujan deras yang kemudian bermuara di bibir Pantai Oesapa.

"Ini biasanya setiap tahun kami alami kiriman sampah saat banjir. Sejak dua bulan ini masih tertumpuk sekitar 10 ton," katanya, Kamis (12/1).

Mohammad Doken mengaku, dia sering menghubungi dinas terkait untuk mengangkut sampah, namun dijawab mobil dalam keadaan rusak. Sehingga dia mengajak warga untuk melakukan kerja bakti setiap bulannya.

"Sering saya telepon untuk datang angkut sampah, tapi katanya mobil rusak, padahal ini untuk menjaga kebersihan di pantai. Saya sering ajak warga untuk kami kerja bakti,bahkan bapak lurah sering turun bantu kami," ucapnya.

Tidak hanya di RT 32, bibir pantai warna yang merupakan tempat wisata dan tempat nongkrong juga dipenuhi sampah. Pengunjung mengaku sampah yang dibawa gelombang, kadang berserakan hingga ke jalan raya.

"Sampah di sini sangat prihatin sekali. Kami datang mau menikmati keindahan pantai atau sampah. Kalau angin kencang maka sampah berserakan sembarang di pinggir jalan itu," tutup Maryanti yang mengunjungi pantai Warna.

Rekomendasi