Polri Siapkan Sistem Contra Flow hingga One Way Antisipasi Kemacetan Tol saat Nataru

Apabila kepadatan kendaraan sudah mencapai angka sekitar 7 ribu, polisi di lapangan akan menerapkan jalur one way.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Polri Siapkan Sistem Contra Flow hingga One Way Antisipasi Kemacetan Tol saat Nataru
Contra Flow di Cipali. ©2016 Merdeka.com

Polri telah menyiapkan rekayasa lalu lintas di ruas tol untuk antisipasi lonjakan kendaraan dalam perayaan Natal dan Tahun Baru. Mulai dari normal, rekayasa 'one way' hingga 'Contra flow'.

Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengatakan penerapan rekayasa tersebut nantinya akan bersifat situasional. Apabila jumlah kendaraan sudah sampai angka tertentu, maka polisi akan menerapkan salah satu dari rekayasa lalu lintas.

"Apabila kepadatan sudah masuk ke angka 5 ribu kita waspada, kalau sudah masuk ke angka 6 ribu kita waspada dan menerapkan 'Contra Flow'," ungkap Sigit saat ditemui di Monas, Jakarta Pusat, Kamis (22/12).

Apabila kepadatan kendaraan sudah mencapai angka sekitar 7 ribu, polisi di lapangan akan menerapkan jalur one way. Hal tersebut juga akan berlaku dalam arus balik kendaraan menuju Jakarta.

Sigit mengaku sudah berkordinasi dengan menteri PUPR agar jalur selatan dipersiapkan sebagai jalur alternatif. Dibanding dengan arus mudik Idul Fitri, kata Sigit, jumlah arus lalu lintas kali ini bakal lebih sedikit. Namun tidak menutup kemungkinan akan ada penambahan.

"Pada saat mudik hari raya Idul Fitri jumlahnya lebih sedikit. Tadi disampaikan ada 44 juta yang bergerak di seluruh wilayah namun demikian akan meningkat jauh dari kegiatan normal," papar dia.

Sebelumnya, operasi lilin resmi dimulai perhari ini dan akan dilaksanakan hingga 2 Januari 2023. Total ada 52.636 titik di Indonesia yang jadi fokus pengamanan Polri.

Sebanyak 166.000 personel gabungan dikerahkannya untuk mengaman warga yang hendak merayakan Natal dan Pergantian Tahun 2023.

"Untuk sasaran pengamanan jumlahnya 52.636 lokasi yang diamankan seluruh Indonesia terdiri dari 41.702 gereja, terminal 711 terminal, pelabuhan 653, bandara 206, stasiun kereta api 256, untuk pusat perbelanjaan 3.693, objek wisata ada 3.709, dan juga objek untuk malam pergantian tahun 1.706," papar Sigit.

Rekomendasi