Ditabrak Mobil Angkut Minyak Mentah Ilegal, 5 Rumah Warga Musi Banyuasin Terbakar

Besarnya api dari rumah dan tumpahan minyak mentah membuat proses pemadaman berlangsung lama. Petugas gabungan memerlukan waktu lebih dari empat jam untuk menjinakkan api dengan mobil pemadam.

Irwanto
Oleh Irwanto - Reporter
Ditabrak Mobil Angkut Minyak Mentah Ilegal, 5 Rumah Warga Musi Banyuasin Terbakar
Ilustrasi kebakaran. ©2015 Merdeka.com/firewatch.co.uk

Sedikitnya lima unit rumah warga Desa Talang Leban, Batang Hari Leko, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, hangus terbakar akibat ditabrak mobil pengangkut minyak mentah ilegal. Sopir dan pemilik usaha kini dinyatakan buron.

Peristiwa itu bermula saat mobil Daihatsu Grand Max nomor polisi BG 9618 BC mengeluarkan percikan api dari bagian bawah di TKP, Kamis (15/12) malam. Hal itu membuat sopir panik sehingga tak bisa mengendalikan dan langsung melompat dari mobil.

Mobil yang melaju kencang tanpa pengemudi oleng dan keluar jalur menuju rumah warga. Spontan, api menyambar minyak ilegal itu dan menghanguskan lima rumah di sekitarnya.

Besarnya api dari rumah dan tumpahan minyak mentah membuat proses pemadaman berlangsung lama. Paling tidak petugas gabungan memerlukan waktu lebih dari empat jam untuk menjinakkan api dengan mobil pemadam.

Kapolres Musi Banyuasin AKBP Siswandi mengungkapkan, tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Sementara kerugian materil bisa mencapai ratusan juta hingga miliaran rupiah.

"Ada lima rumah warga yang terbakar akibat ditabrak mobil pengangkut minyak ilegal," ungkap Siswandi, Jumat (16/12).

Penyidik saat ini tengah menyelidiki identitas pengemudi dan pemilik usaha yang kabur saat kejadian. Penyelidikan berdasarkan pengecekan data mobil dan keterangan saksi.

"Sopirnya langsung kabur setelah lompat dari mobil," ujarnya.

Peristiwa itu terjadi kali kedua di tahun ini dengan penyebab yang sama. Mobil tersebut diduga mengangkut minyak hasil produksi sumur ilegal di wilayah Musi Banyuasin.

"Kasus segera kami ungkap, tak hanya soal kejadian, tetapi juga sumber minyak mentah ilegal yang dibawa pelaku," tegasnya.

Rekomendasi