Kompolnas Minta Kamaruddin Sajikan Data Valid Sorot Polisi dan Mafia

Saat ini, Poengky melihat pimpinan dan anggota Polri telah bekerja dengan baik serta maksimal untuk melaksanakan tugasnya melayani, mengayomi, melindungi masyarakat, dan menegakkan hukum untuk menjaga harkamtibmas.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kompolnas Minta Kamaruddin Sajikan Data Valid Sorot Polisi dan Mafia
Anggota Kompolnas Poengky Indarti. ©2021 Merdeka.com

Pengacara keluarga Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J), Kamaruddin Simanjuntak mengungkapkan adanya keterlibatan aparat negara, Polri kepada mafia. Hal itu ia beberkan dalam salah satu wawancara yang beredar di media sosial.

Merespons hal itu, Komisioner Kompolnas RI, Poengky Indarti mengatakan semua orang berhak atas kebebasan berpendapat. Tetapi, tetap harus didukung data-data yang valid.

"Jangan sampai hanya menggunakan haknya berbicara tanpa didukung tanggungjawab untuk menyajikan disertai data-data yang valid, karena hal tersebut justru menyesatkan publik," kata Poengky, Rabu (14/12).

Saat ini, Poengky melihat pimpinan dan anggota Polri telah bekerja dengan baik serta maksimal untuk melaksanakan tugasnya melayani, mengayomi, melindungi masyarakat, dan menegakkan hukum untuk menjaga harkamtibmas.

Tentu, lanjut dia, tak dipungkiri ada anggota Polri yang diduga melanggar hukum, tetapi di institusi Polri juga sudah ada reward and punishment. Justru banyak polisi-polisi di lapangan telah bekerja melebihi panggilan tugas mereka.

"Contohnya Bhabinkamtibmas di kampung-kampung benar-benar melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat, selama 24 jam sehari mengupayakan terwujudnya harkamtibmas di wilayah penugasan mereka," jelas dia.

Untuk penegakan hukum terhadap teroris, Poengky menyebut Densus 88 Antiteror Polri setiap hari melakukan pemantauan di lapangan dan menangkap anggota jaringan teroris.

"Bahkan, saat Indonesia dilanda Covid-19 dan saat bencana alam terjadi, pimpinan serta anggota Polri berada di garis depan membantu Pemerintah menangani, sehingga masyarakat dapat terlindungi," katanya.

Perlu diketahui, Pengacara keluarga Brigadir Yosua Hutabarat (Brigadir J), Kamaruddin Simanjuntak kembali melontarkan pernyataan menohok untuk Kepolisian Republik Indonesia. Menurut dia, rata-rata kepolisian di negara ini cukup buruk karena melakukan perbuatan mengabdi kepada mafia.

"Kalau jujur, memang polisi di mana-mana rata-rata melakukan perbuatan itu kok (mengabdi kepada mafia)," kata Kamaruddin Simanjuntak seperti dilihat dari kanal YouTube Uya Kuya TV, Jumat (9/12).

Maksudnya, kata dia, polisi mengabdi kepada negara tidak satu bulan penuh. Tetapi, lanjut dia, polisi dibagi waktunya itu mengabdi ke mafia.

"Maksudnya begini loh, polisi itu rata-rata mengabdi kepada negara cuma seminggu. 3 Minggu itulah mengabdi kepada mafia. Makanya polisi banyak hartanya rata-rata," ujarnya.

Rekomendasi