Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana Yudo Margono menjalani uji kepatutan dan kelayakan atau fit and proper test calon panglima TNI dengan Komisi I DPR pada Jumat (2/12) besok. Fit and proper test akan dilakukan secara tertutup dan dimulai sekitar pukul 10.00 WIB.
"Sesuai keputusan Badan Musyawarah, besok (Jumat) komisi I DPR akan melaksanakan uji kelayakan untuk calon panglima TNI," kata anggota Komisi I DPR TB Hasanuddin di gedung Nusantara II DPR RI, Senayan, Jakarta, Kamis (1/12).
Dia menjelaskan, pada proses fit and proper test nantinya Komisi I akan melakukan verifikasi data pribadi calon panglima TNI. Setelah itu, baru akan dilakukan fit and proper test, yang mana setiap masing-masing fraksi anggota Komisi I memberikan pertanyaan pendalaman kepada calon panglima TNI.
Menurut dia, fit and proper test dimulai pukul 10.00 WIB, dimulai verifikasi data pribadi calon panglima TNI.
"Selama 30 menit kemudian dilanjutkan pertanyaan pendalam oleh masing-masing perwakilan dan fraksi masing-masing selama 7 menit dan kemudian di jawab oleh calon panglima TNI," ujar dia.
Usai melakukan pendalaman, Komisi I DPR RI akan menggelar rapat internal untuk memutuskan layak atau tidaknya calon panglima TNI.
"Setelah fit and proper test lalu kami akan rapat di komisi untuk persetujuan atau tidak persetujuan," tandasnya.
Advertisement
Jokowi Tunjuk Yudo Calon Tunggal Panglima TNI
Sebelumnya diberitakan, Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) menerima surat presiden (surpres) mengenai nama calon panglima TNI diserahkan langsung oleh Menteri Sekretaris Negara Pratikno pada Senin (28/11).
Ketua DPR RI Puan Maharani menyampaikan Presiden Joko Widodo menunjuk Kasal Laksamana Yudo Margono sebagai calon tunggal Panglima TNI.
"Pada kesempatan ini, saya akan mengumumkan bahwa nama yang diusulkan di oleh presiden untuk menggantikan panglima TNI Andika perkasa adalah Laksamana TNI Yudo Margono. Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) saat ini," kata Puan Maharani, dalam konferensi pers di Gedung Nusantara III DPR RI, Senayan, Jakarta, Senin (28/11).