Menko PMK akan Fasilitasi Rencana Rembuk Nasional Suporter Sepak Bola

Muhadjir menjelaskan, giat acara Rembuk Nasional Supporter Sepakbola merupakan gagasan yang muncul dari Kordinator Wilayah (Korwil) kampus di Malang.

Rahmat Baihaqi
Oleh Rahmat Baihaqi - Reporter
Menko PMK akan Fasilitasi Rencana Rembuk Nasional Suporter Sepak Bola
Muhadjir Effendy. ©2020 Merdeka.com

Menko PMK Muhadjir Effendy siap memfasilitasi terkait rencana kegiatan Rembuk Nasional Suporter Sepakbola di Malang, Jawa Timur. Kegiatan tersebut merupakan inisiatif dari para suporter.

"itu kita sebagai fasilitator saja tapi sebelumnya inisiatif mereka semua," ucap Muhadjir kepada wartawan di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Jumat (21/10).

Muhadjir menjelaskan, giat acara Rembuk Nasional Supporter Sepakbola merupakan gagasan yang muncul dari Kordinator Wilayah (Korwil) kampus di Malang. Meskipun kegiatan tersebut difasilitasi, pihaknya menegaskan acara tersebut tidak mengenakan anggaran negara.

"Setahu saya gagasan itu muncul dari korwil-korwil kampus, itu kan hampir seluruh kampus di Malang punya korwil, kemudian kita fasilitasi. Kemudian ketemulah itu Rektor Universitas Brawijaya dan rektor UMM kemudian diputuskan di UMM dan tidak pakai anggaran negara, prakarsa mereka sendiri," imbuh Menko PMK.

Sebelumnya, beredar di media sosial sebuah undangan untuk acara Rembuk Nasional Suporter Sepakbola. Acara tersebut merupakan dalam rangka mewujudkan transformasi budaya sepakbola Indonesia dan untuk mewujudkan ikatan tali silaturahmi antarsuporter sepakbola dan pemangku kepentingan sepakbola Indonesia.

Namun banyak yang beranggapan bahwa acara tersebut tidak diperlukan. Beberapa diantaranya mendesak agar acara itu dibatalkan.

Melanjutkan hal tersebut, Muhadjir menyampaikan bila kegiatan tersebut dianggap belum penting untuk dilakukan, adakalanya agar diubah. Dirinya khawatir acara tersebut malah menjadi masalah.

"Ya sementara itu kalau memang masih dipandang belum kompak di antara mereka jangan dilaksanakanlah nanti malah jadi..." tutup Muhadjir.

Rekomendasi