Kronologi Ledakan Granat di Tengah Permukiman Warga Cilincing

Akibat ledakan ini, Rahmat terluka di telapak tangan kiri dan kaki sebelah kanannya.

Raynaldo Ghiffari Lubabah
Kronologi Ledakan Granat di Tengah Permukiman Warga Cilincing
ilustrasi garis polisi. ©2021 Merdeka.com

Warga Cilincing, Jakarta Utara dikejutkan ledakan granat kejut pada Rabu (28/9). Seorang warga luka-luka akibat ledakan tersebut.

Kejadian bermula ketika warga Cilincing Rahmat (19) menemukan granat kejut bertuliskan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Indonesia National Police) itu pada Selasa (27/9) terbungkus di pinggir Jalan Kawasan Berikat Nusantara (KBN).

"Awalnya saya enggak tahu kalau itu granat," ujar Rahmat.

Akan tetapi, ketika sedang diutak-atik, granat pun meledak. "Pagi-pagi pas saya utak-atik tiba-tiba meledak," kata Rahmat.

Akibat ledakan ini, Rahmat terluka di telapak tangan kiri dan kaki sebelah kanannya. Rahmat juga masih mengalami gangguan pendengaran karena terdampak langsung ledakan granat kejut tersebut.

Sementara itu, tampak aparat kepolisian dan TNI serta Satpol PP juga sudah melakukan pemeriksaan. Tim Gegana juga terlihat melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dari lokasi ledakan sampai ke titik ditemukannya granat kejut tersebut.

"Infonya ada (ledakan)," kata Lurah Semper Barat Maryono saat dihubungi.

Informasi yang dikumpulkan menyebutkan, granat kejut (stun grenade), atau disebut juga "flashbang", pada awalnya dirancang dan dibuat untuk dipakai Special Air Service Inggris.

Granat ini dirancang untuk membingungkan, atau mengalihkan perhatian musuh selama beberapa detik. Granat jenis ini yang paling banyak ditemui adalah granat kejut M84, yang diberi julukan "flashbang" karena menghasilkan cahaya membutakan (6-8 juta Candela) dan ledakan yang keras (170-180 desibel).

Ketika meledak, granat tersebut tetap utuh tanpa menghasilkan serpihan. Granat ini berbentuk tabung segi enam besi dengan lubang untuk pengeluaran ledakan cahaya dan bunyi.

Pengisinya adalah 4,5 gram peledak campuran oksida logam magnesium dan amonium perklorat atau potasium perklorat.

Rekomendasi