Duta Peradilan Indonesia akhirnya terpilih. Pada babak grand final yang dilangsungkan di Soehanna Hall, Energy Building, SCBD Lot, Jakarta, pada Kamis (18/8) Tim Juri dan Juri Kehormatan memutuskan Danang Rizky Fadilla, mahasiswa fakultas hukum Universitas Ahmad Dahlan menjadi Duta Peradilan Indonesia 2022.
Danang sebelumnya masuk babak final bersama dua finalis lainnya yakni Deden Rafi Syafiq Rabbani dari Universitas Padjajaran Bandung dan Ridea Oktavia dari Universitas Syiah Kuala-Banda Aceh. Pada babak pamungkas ini, Danang menyampaikan materi orasi dengan tema Perma tentang Pedoman Pemidanaan Pasal 2 dan 3 UU TPK.
Danang pun berhasil memukau 3 dewan juri dan juri kehormatan yang hadir secara langsung di Soehanna Hall, Energy Building, SCBD Lot, Jakarta. Adapun dewan juri pada babak grand final Duta Peradilan Indonesia 2022 adalah Hakim Yustisial Mahkamah Agung atau Asisten Ketua MA, D.Y. Witanto, Kepala Divisi Pelayanan Hukum dan HAM Kanwil Kementerian Hukum dan HAM, Ronald Lumbuun dan Pakar Public Speaking, Eva Alicia.
Sementara yang menjadi juri kehormatan dalam ajang kali ini ialah Ketua Mahkamah Agung H.M. Syarifuddin, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, dan Direktur Utama PT Indosiar Visual Mandiri Komjen Pol (Purn) Imam Sudjarwo.
Usai memaparkan orasi di hadapan dewan juri dan juri kehormatan yang hadir, tiga finalis diberikan satu pertanyaan yang diajukan oleh juri kehormatan. Jawaban yang muncul dari 3 finalis tersebut mampu memukau juri kehormatan yang hadir. Namun, Danang Rizky Fadilla mendapatkan nilai yang tertinggi dan ditunjuk langsung oleh Ketua Mahkamah Agung H.M. Syarifuddin menjadi Duta Peradilan Indonesia 2022.
Atas keberhasilannya sebagai Duta Peradilan Indonesia 2022, Danang berhak menerima bantuan dana pendidikan sebesar Rp25 juta, sementara ketujuh finalis lainnya mendapatkan bantuan dana sebesar Rp5 juta. Danang juga berhak mendapatkan pengabdian di Mahkamah Agung nantinya.
Danang diharapkan mampu menjadi jembatan antara Mahkamah Agung dengan masyarakat. Danang sebagai duta peradilan diharapkan membentuk perspektif yang positif untuk dunia peradilan di Tanah Air. Selamat kepada Danang Rizky Fadilla.