Menhub Budi: Tjahjo Kumolo Penolong Rekan Kerja, Mengerti PNS Dibutuhkan Kemenhub

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengenang sosok almarhum Menpan RB Tjahjo Kumolo sebagai kerap menolong rekan kerja. Menurut Budi, Tjahjo Kumolo sangat mengerti pegawai dibutuhkan Kemenhub.

Nur Habibie
Oleh Nur Habibie - Reporter
Menhub Budi: Tjahjo Kumolo Penolong Rekan Kerja, Mengerti PNS Dibutuhkan Kemenhub
Jenazah Tjahjo Kumolo Tiba di Ruma Duka. ©2022 Merdeka.com

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi mengenang sosok almarhum Menpan RB Tjahjo Kumolo sebagai kerap menolong rekan kerja. Menurut Budi, Tjahjo Kumolo sangat mengerti pegawai dibutuhkan Kemenhub.

"Kalau ada satu permasalahan berkaitan dengan organisasi, berkaitan dengan jumlah PNS yang ada di kementerian perhubungan beliau mengerti persis bahwa di daerah dibutuhkan insan-insan perhubungan yang kompeten," kata Budi saat melayat di rumah duka Tjahjo Kumolo, Komplek Widya Chandra IV Nomor 22, Jakarta Selatan, Jumat (1/7).

Budi mengatakan, pada masa Tjahjo Kumolo, kementerian perhubungan mendapat jumlah PNS yang banyak. Bahkan menurut dia, Tjahjo Kumolo juga kerap memotivasi para pelajar di sekolah perhubungan untuk menjadi yang dibutuhkan kementerian perhubungan.

"Beliau rajin ke sekolah perhubungan beberapa kali memberikan motivasi kepada rekan-rekan pelajar-pelajar perhubungan yang dia yakini dan diberikan kesempatan menjadi ASN di seluruh Indonesia," kata dia.

Dimakamkan di Kalibata

Menpan RB Tjahjo Kumolo meninggal dunia di Rumah Sakit Abdi Waluyo, Jakarta. Dia mengembuskan napas terakhir pada hari ini Jumat 91/7) pukul 11.10 WIB.

Putri pertama Tjahjo Kumolo, Ajeng mengatakan jenazah sang ayah akan disemayamkan di Rumah dinas Menpan RB di Komplek Widya Chandra IV Nomor 22, Jakarta. Usai dimandikan, jenazah Tjahjo akan disalatkan di masjid Kemenpan RB. Diperkirakan usai salat Asar, Tjahjo dimakamkan di Kalibata.

"Abis ini disemayamkan dulu di rumah dinas untuk dimandikan," kata Ajeng di RS Abdi Waluyo.

Sebelum Tjahjo tutup usia, lanjut Ajeng, Presiden Joko Widodo sempat menjenguk ayahnya. Sejumlah pejabat juga ikut menjenguk, di antaranya Menteri Pertahanan Prabowo Subianto.

"Ada banyak, Pak Jokowi sudah sempat datang, Prabowo sudah sempat datang. Kerabat menteri bapak yang dekat sama bapak. Terakhir semalam Kapolri," jelasnya.

Sebelumnya, Ajeng mewakili keluarga menyampaikan permintaan maaf atas kesalahan Tjahjo semasa hidupnya.

"Saya anak pertama, mohon maaf apabila bapak ada salah selama ini," ujar Ajeng.

Rekomendasi