Ditunjuk Urus Minyak Goreng, Luhut: Saya Hanya Bantu, Insyaallah Beres

Menanggapi penunjukannya itu, Luhut mengaku hanya bantu-bantu saja. Ia menjamin urusan minyak goreng untuk masyarakat akan selesai.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Ditunjuk Urus Minyak Goreng, Luhut: Saya Hanya Bantu, Insyaallah Beres
Perwira Kopassus TNI AD Ajudan Menko Luhut Panjaitan. YouTube Kemenko Bidang Kemaritiman dan Investasi RI ©2022 Merdeka.com

Presiden Joko Widodo menunjuk Menko Marves Luhut Binsar Pandjaitan untuk mengurusi minyak goreng. Luhut diserahi tugas mengurus minyak goreng curah di Jawa-Bali.

Menanggapi penunjukannya itu, Luhut mengaku hanya bantu-bantu saja. Ia menjamin urusan minyak goreng untuk masyarakat akan selesai.

"Saya hanya bantu saja, sekarang saya kira Insyaallah akan beres tuh minyak goreng, yang penting kan selesai, ya sudah," kata Luhut di JCC, Jakarta, Selasa (24/5).

Luhut mengaku sudah punya solusi untuk masalah minyak goreng. Misalnya soal suplai sudah cukup, hanya perlu pastika distribusi dan penyalurannya. Ia pun bilang, akan melakukan audit perkebunan kelapa sawit di Indonesia. Audit itu akan dilakukan mulai awal Juni mendatang.

"Nanti kita audit semua kelapa sawit yang belum pernah sepanjang sejarah kita lakukan," ujar Luhut.

Ia tak pusing disebut macam-macam karena jabatan barunya mengurus minyak goreng. Luhut bilang hanya melaksanakan perintah.

"Ini solusi, kalau ada yang mau lebih baik silakan saja. Saya hanya melaksanakan perintah saja," katanya.

"Saya hanya membantu saja, kerja kita semua sama, kerja keras. Tadi menteri perdagangan juga sama," pungkas Luhut.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan untuk membereskan persoalan minyak goreng. Sebab, masalah minyak goreng hingga kini tak kunjung selesai, dimana harga minyak goreng masih belum di atas Rp 14.000 per liter.

"Tiba-tiba Presiden minta saya untuk ngurus minyak goreng. Jadi sejak tiga hari lalu, saya mulai tangani masalah kelangkaan minyak goreng. Kita harap nanti tidak terlalu lama selesaikan hal ini," kata Luhut dalam acara Perayaan Puncak Diesnatalis GAMKI ke 60, ditulis Senin (23/5).

Pemerintah terus berupaya agar harga minyak goreng bisa murah. Salah satunya dengan kebijakan larangan ekspor CPO dan minyak goreng, yang kemudian dicabut per hari ini. Sejak kebijakan pelarangan ekspor minyak goreng diterapkan pemerintah terus memantau dan mendorong berbagai langkah-langkah untuk memastikan ketersediaan minyak goreng dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

Rekomendasi