Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengungkapkan penerapan ganjil-genap, one way, dan larangan truk masuk jalan tol tetap diberlakukan hingga arus balik lebaran 2022 selesai. Hal itu dilakukan agar masyarakat tetap nyaman saat kembali ke tempat masing-masing.
"Kebijakan ganjil-genap, aturan satu arah atau one way dan larangan truk masuk jalan tol akan tetap diberlakukan. Semua dilakukan agar masyarakat tetap nyaman," kata Jokowi dalam saluran YouTube Sekretariat Presiden, Selasa (3/5).
Pemerintah saat ini terus berupaya melakukan yang terbaik untuk masyarakat. Mengatur perjalanan arus balik dengan manajemen lalu lintas sehingga bisa mengurai kemacetan.
Untuk diketahui sebelumnya Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi mengklaim bahwa penerapan rekayasa lalu lintas yang diterapkan di jalan tol dari Jakarta ke arah timur mulai dari Kamis (28/4) sore kemarin sampai Jumat (29/4) pagi, mampu menekan kepadatan di jalan tol.
"Di satu sisi kita bersyukur bahwa rekayasa one way dan ganjil genap berlangsung dengan baik, tetapi kita harus tetap mitigasi jika terjadi lonjakan yang lebih besar nanti," kata Budi Karya saat meninjau arus mudik di Semarang, Jawa Tengah dikutip dari Antara, Jumat (29/4).
Menhub menyampaikan, berdasarkan laporan, mulai dari Km 47 hingga Km 414 Gerbang Tol Kalikangkung (Semarang), pergerakan kendaraan dapat mengalir cukup lancar. Namun demikian, untuk menghindari terjadinya kepadatan dan perlambatan di jalan tol, Menhub menyampaikan himbauan kepada masyarakat pengguna jalan tol agar tidak berhenti di bahu jalan.
"Selain mempersempit jalan, juga bahaya sekali karena bisa tertabrak. Lebih baik keluar dari tol, untuk beristirahat di kota sekitar agar tetap aman," ujarnya.