Warga Solo Jadi Pelaku Klitih di Boyolali, Gibran: Bikin Malu!

Dua warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, RA (17) dan AA (16) ditangkap jajaran Satreskrim Polres Boyolali. Keduanya melakukan tindakan klitih atau pembacokan terhadap warga di Desa Kacangan, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Warga Solo Jadi Pelaku Klitih di Boyolali, Gibran: Bikin Malu!
Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka. ©2021 Merdeka.com/Arie Sunaryo

Dua warga Kelurahan Banyuanyar, Kecamatan Banjarsari, Solo, RA (17) dan AA (16) ditangkap jajaran Satreskrim Polres Boyolali. Keduanya melakukan tindakan klitih atau pembacokan terhadap warga di Desa Kacangan, Kecamatan Andong, Kabupaten Boyolali.

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka berang mendengar tindakan kedua warganya itu. "Wis beres to sama Pak Kapolres. Iya, intinya jangan melakukan hal-hal tercela seperti itu lah,” ujar Gibran, Selasa (12/4).

Tindakan kekerasan itu, kata Gibran, merusak kondusivitas dan tidak ada manfaatnya. Apalagi tindakan itu dilakukan pelaku yang masih berstatus pelajar dengan sasaran warga yang juga masih berstatus pelajar.

"Jangan melakukan hal-hal seperti itu hanya untuk eksistensi. Merugikan orang lain, bikin malu juga," tegasnya.

Putra sulung Presiden Jokowi mengingatkan kepada para pelaku klitih bahwa mereka pasti akan tertangkap. "Jangan berpikir nggak ketangkep. Wong ya CCTV di mana-mana kok. Pasti ketangkep, apalagi melakukannya di jalanan. Jangan berpikir aku nggak tahu,” tandasnya.

Gibran mengaku sudah melakukan langkah antisipatif, terutama ke sekolah-sekolah. Ia juga menyesalkan, momen bulan puasa justru digunakan untuk tindak kejahatan.

"Wong poso-poso (bulan puasa) kok aneh-aneh," pungkasnya.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, kasus kejahatan klitih di Boyolali menimpa korban berinisial SMS (16), warga Desa Pranggon, Kecamatan Andong, Selasa (29/3) sekitar pukul 00.15 WIB.

Saat itu, SMS bersama 3 temannya sedang berada di depan salah satu toko di desa setempat. Tiba-tiba datang sekelompok orang tak dikenal mengendarai sepeda motor berboncengan mengepung mereka.

Korban tiba-tiba dipepet oleh pelaku yang langsung menyabetkan samurai beberapa kali. Korban berusaha menangkis dengan tangannya sehingga terluka.

Rekomendasi