Menko Muhadjir: Ramadan Momentum Gencarkan Vaksinasi Covid-19 untuk Mudik

Menurutnya, momentum ibadah puasa didukung dengan diperbolehkannya mudik di Hari Raya Idul fitri oleh Presiden RI Joko Widodo, dengan mensyaratkan perjalanan mudik bagi masyarakat harus telah vaksinasi lengkap dosis satu dan dua, serta vaksin penguatan dosis tiga.

Fikri Faqih
Oleh Fikri Faqih - Reporter
Menko Muhadjir: Ramadan Momentum Gencarkan Vaksinasi Covid-19 untuk Mudik
Menko PMK Muhadjir Apresiasi Layanan untuk Ibu Hamil Terpapar Covid-19 di Bandung. ©2021 Merdeka.com

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy mengatakan, pemerintah akan memanfaatkan momentum Ramadan untuk menggencarkan pelaksanaan vaksinasi Covid-19. Mengingat vaksin menjadi salah satu syarat untuk mudik.

"Jadi, selama bulan puasa justru kita manfaatkan untuk menggencarkan vaksinasi, baik vaksin lengkap maupun penguat. Sehingga, mudah-mudahan mereka termotivasi untuk melakukan vaksin, karena mereka akan mudik," katanya di Jakarta, Jumat (1/4).

Menurutnya, momentum ibadah puasa didukung dengan diperbolehkannya mudik di Hari Raya Idul fitri oleh Presiden RI Joko Widodo, dengan mensyaratkan perjalanan mudik bagi masyarakat harus telah vaksinasi lengkap dosis satu dan dua, serta vaksin penguatan dosis tiga.

Dia mengungkapkan, potensi mudik berdasarkan perhitungan survei dari Kemenhub sebanyak 79 juta warga. Karenanya, harus dimanfaatkan untuk mendorong masyarakat secara sukarela melakukan vaksin sebagai syarat mudik.

Muhadjir menerangkan, rencana pemerintah menempatkan sentra vaksinasi di masjid-masjid dan menyasar masyarakat yang melaksanakan ibadah Ramadhan di masjid.

"Kami sudah melakukan rapat membahas tentang bagaimana desain tekhnokratiknya agar momentum ibadah Ramadan khususnya tarawih bisa dijadikan momen untuk melakukan vaksinasi yang masif," ujarnya seperti dilansir dari Antara.

Ia mengatakan akan berkoordinasi lebih lanjut dengan pihak-pihak terkait untuk pelaksanaan vaksinasi di masjid-masjid selama Ramadhan.

"Kita akan berkoordinasi lebih lanjut dengan Kemenkes, Polri, TNI, dan Dewan Masjid Indonesia (DMI). Mudah-mudahan ini bisa berjalan dengan baik," ungkapnya.

Dalam kesempatan rapat koordinasi turut hadir Menteri Perhubungan, Deputi Bidang Koordinasi Infrastruktur dan Transportasi Kemenko Marves, Asisten Operasi Panglima TNI, Ketua Bidang Perubahan Perilaku Satgas Covid-19, Kepala BMKG, Ketua Komite Keselamatan Transportasi, Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas).

Kegiatan itu juga dihadiri para pejabat tinggi madya dan pejabat pimpinan tinggi pratama kementerian dan lembaga, kepala dinas perhubungan provinsi, kabupaten dan kota, pimpinan Badan Usaha Milik Negara, para ketua dan pimpinan asosiasi mitra Kementerian Perhubungan.

Rekomendasi