Kepala BSSN Nilai Keamanan Data Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama

Menurutnya, setiap masyarakat mesti membenahi diri terkait keamanan datanya. Punya tanggung jawab masing-masing agar data yang dimilikinya di dunia maya tetap aman.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Kepala BSSN Nilai Keamanan Data Harus Jadi Tanggung Jawab Bersama
Kepala BSSN Hinsa Siburian. ©2020 Merdeka.com

Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menanggapi masalah kebocoran data yang kerap terjadi di Indonesia. BSSN menilai masalah keamanan data harus menjadi tanggung jawab bersama. Seperti layaknya keamanan di dunia nyata.

"Jadi kebocoran data saya analogikan kita punya polisi, TNI, tetapi kan keamanan itu juga bersifat semesta juga ada masing-masing," kata Kepala BSSN Hinsa Siburian di Kantor Pusbang SDM Sentul, Jawa Barat, Rabu (16/3).

Menurutnya, setiap masyarakat mesti membenahi diri terkait keamanan datanya. Punya tanggung jawab masing-masing agar data yang dimilikinya di dunia maya tetap aman.

"Misalnya kalau ada masalah pribadi, mabuk, dia kecelakaan apakah polisi yang harus disalahkan? Itu kan ada tanggung jawab pribadi masing-masing. Dan dalam hal ini BSSN sebenarnya kita lebih fokus menghadapi kalau ada serangan yang masif dan menyerang infrastruktur kritis nasional, kita lebih fokus ke sana," tuturnya.

Hinsa menyebut, diperlukan sosialisasi yang masif mengenai kesadaran keamanan data pribadi. Terkadang, karena masalah sepele saja seperti lupa password, masyarakat sudah panik dan menganggap datanya diretas.

"Jadi semua bertanggung jawab, memang saya tidak bisa mengingkari juga perlu kecepatan masalah sosialisasi ini, karena kadang kadang orang ada masalah HP nya, di telepon juga ke kita. Ini saya ada masalah ini, ini saya diserang ini, padahal sebenarnya dia lupa saja, sebenarnya ganti password atau apa sebagainya yang bersifat pribadi," tuturnya.

Hinsa mengimbau, baik instansi maupun perusahaan juga harus bertanggung jawab atas data orang-orang yang bekerja di tempat tersebut. Operasional dari sistemnya harus andal sesuai standar terkait keamanan data.

"BSSN akan melihat sama seperti polisi bagaimana menegakkan aturan (keamanan data) supaya mereka tetap menyesuaikan standar yang ditentukan," ucap pensiunan Jenderal TNI bintang tiga itu.

Rekomendasi