Roy Suryo Dipolisikan Aliansi Rakyat Yogyakarta Terkait Dugaan Pemotongan Video Menag

Roy Suryo sebelumnya telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh GP Ansor.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Roy Suryo Dipolisikan Aliansi Rakyat Yogyakarta Terkait Dugaan Pemotongan Video Menag
Roy Suryo Dipolisikan ke Polda DIY. Purnomo Edi

Sejumlah organisasi masyarakat Yogyakarta mendatangi Polda DIY untuk mengadukan mantan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) KRMT Roy Suryo ke Ditreskrimsus Polda DIY, Rabu (2/3). Organisasi masyarakat yang menamakan Aliansi Rakyat Yogyakarta ini mengadukan Roy Suryo ke Dirreskrimsus Polda DIY terkait dugaan pemotongan isi video Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Elemen masyarakat yang bergabung dalam Aliansi Masyarakat Yogyakarta ini terdiri dari Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB), Komunitas Pejuang Indonesia Joyo (Kopijo), Komunitas Jaga Jogja (KJJ), Sekretariat Bersama (Sekber), Jaringan Moderat Indonesia (JMI), Merkids, Garda Songsong Buwono (GSB) dan sejumlah masyarakat atas nama pribadi.

Ketua Pejuang Nusantara Indonesia Bersatu (PNIB) Timi Widayat yang turut bergabung di Aliansi Rakyat Yogyakarta ini menerangkan kedatangan sejumlah elemen masyarakat yang menamakan diri sebagai Aliansi Rakyat Yogyakarta ini untuk mengadukan Roy Suryo karena dianggap membuat kegaduhan terkait postingannya di media sosial.

"Pemotongan video yang dilakukan dan diunggah ke sosmed itu menimbulkan kegaduhan," ujar Timi di Mapolda DIY.

Roy Suryo Telah Dilaporkan ke Polda Metro Jaya

Timi menuturkan jika Roy Suryo sebelumnya telah dilaporkan ke Polda Metro Jaya oleh GP Ansor. Kondisi ini, kata Timi membuat Aliansi Rakyat Yogyakarta ini memilih mengadu ke Ditreskrimsus Polda DIY dan tidak melaporkan kembali kasus tersebut.

"Kemarin di Polda Metro Jaya sudah ada pelaporan, jadi tidak bisa ada dua pelaporan. Kita menunggu proses hukumnya seperti apa. Kita di sini menyampaikan ke masyarakat Indonesia bahwasanya pemotongan video itu sangat meresahkan, akan menimbulkan kegaduhan berbau SARA," papar Timi.

Timi menambahkan dirinya menyayangkan sikap Roy Suryo yang pernah menjabat sebagai seorang menteri justru membuat kegaduhan di media sosial. Timi menyebut sebagai seorang mantan menteri, Roy Suryo seharusnya lebih bijak dalam menggunakan media sosial.

"Roy Suryo sebagai seseorang yang pernah menjadi menteri dan memunyai tanggung jawab dalam membantu Presiden dalam hal itu membuat pernyataan yang membuat kegaduhan atas pemotongan video seperti itu sangat fatal," pungkas Timi.

Rekomendasi