Jalur Masih Diuji Coba, KA Garut-Jakarta Diharapkan Beroperasi Sebelum Lebaran

Jalur dan kereta api (KA) dari Stasiun Garut masih dalam tahap uji coba selama 60 hari. Bupati Rudy Gunawan berharap KA Garut-Jakarta dapat beroperasi sebelum Hari Raya Idulfitri 2022.

Mochammad Iqbal
Oleh Mochammad Iqbal - Reporter
Jalur Masih Diuji Coba, KA Garut-Jakarta Diharapkan Beroperasi Sebelum Lebaran
Lokomotif di Stasiun Garut. ©2020 Merdeka.com/Mochammad Iqbal

Jalur dan kereta api (KA) dari Stasiun Garut masih dalam tahap uji coba selama 60 hari. Bupati Rudy Gunawan berharap KA Garut-Jakarta dapat beroperasi sebelum Hari Raya Idulfitri 2022.

"Insyaallah sebelum Lebaran kita sudah ada kereta api dari Jakarta ke Garut," kata Rudy, Rabu (23/2).

Rudy menjelaskan bahwa nantinya akan ada tiga perjalanan kereta api dari Garut menuju luar kota, dua dari Stasiun Garut dan satu dari Stasiun Cibatu, yakni: Stasiun Garut-Pasar Senen, Stasiun Garut-Purwakarta, dan Stasiun Cibatu-Padalarang.

"Tiga pemberangkatan dalam satu hari. Untuk tarif perjalanan dari Pasar Senen menuju Stasiun Garut rencananya dibanderol Rp 41 ribu," jelasnya.

Rute Tambahan di Akhir Pekan

Untuk akhir pekan Sabtu-Minggu, ungkap Rudy, nantinya juga akan ada dua rute perjalanan menuju dan dari Stasiun Garut lainnya, yaitu: Stasiun Gambir-Stasiun Garut dan Stasiun Garut-Stasiun Gambir. Kereta yang digunakan adalah kereta eksekutif.

Manajer Humas PT KAI DAOP II Bandung, Kuswardoyo menyebut bahwa nantinya akan ada tiga kali perjalanan dari Stasiun Garut setiap harinya. Namun belum ada pengumuman resmi terkait tarifnya.

"Satu kali PP (pulang-pergi) KA ekonomi Pasar Senen-Garut, dan dua kali KA lokal Garut-Cibatu PP. Rencana ada perpanjangan rute yang semula Cibatu-Purwakarta menjadi Garut-Purwakarta PP," sebut Kuswardoyo.

Rekomendasi