Tak Ada Bekas Kekerasan, Mahasiswa IAIN Meninggal Karena Lelah & Lemah Jantung

Polisi masih mendalami penyebab meninggalnya mahasiswi IAIN Salatiga, Asif I Ahany (19), saat mengikuti kegiatan Mapala mendaki gunung Telomoyo. Termasuk memeriksa dua orang yakni rekan dan wakil rektor.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Tak Ada Bekas Kekerasan, Mahasiswa IAIN Meninggal Karena Lelah & Lemah Jantung
Ilustrasi Mayat. ©2013 Merdeka.com

Polisi masih mendalami penyebab meninggalnya mahasiswi IAIN Salatiga, Asif I Ahany (19), saat mengikuti kegiatan Mapala mendaki gunung Telomoyo. Meskipun hasil pemeriksaan medis dokter jaga di RST Asmir Salatiga tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan.

"Hasil tindakan medis diketahui saudara Asif kecapekan dan lemah jantung sehingga menyebabkan meninggal dunia," kata Kasi Humas Polsek Tingkir, AKP Hari Slamet Trianto, Jumat (14/1).

Selain itu, kepolisian juga memeriksa dua saksi. Yakni rekan korban dan Wakil Rektor I.

Asif yang mendaki Gunung Telomoyo bersama 18 temannya sempat memulihkan kondisi kesehatannya dengan beristirahat di SPPQT Kalibening, Salatiga. Saat itu kondisinya sangat lemah.

"Kita sudah lakukan identifikasi terhadap korban, jam 03.00 penanganan atas kejadian tersebut sudah dilakukan dengan aman," jelasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, seorang mahasiswa IAIN Salatiga bernama Asif I Ahany ditemukan meninggal dunia saat mengikuti pendakian ke Gunung Telomoyo. Informasi yang diperoleh dari Polda Jateng, Asif meninggal pada Jumat (14/1/2022) sekitar jam 00.30 WIB dini hari tadi.

"Nah itulah yang kemudian nanti akan kita keluarkan bersama-sama dengan beberapa jabatan yang memang sudah kosong termasuk di antaranya Panglima Kostrad," tutupnya

Rekomendasi