BI Jember Siapkan Uang Baru Rp1,8 Triliun untuk Kebutuhan Nataru di 5 Kabupaten

Bank Indonesia Jember telah menyiapkan uang kartal senilai Rp 1,8 triliun menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Langkah ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan penukaran uang kertas baru seperti tradisi selama ini.

Muhammad Permana
Oleh Muhammad Permana - Reporter
BI Jember Siapkan Uang Baru Rp1,8 Triliun untuk Kebutuhan Nataru di 5 Kabupaten
Uang baru. ©2021 Liputan6.com/Johan Tallo

Bank Indonesia Jember telah menyiapkan uang kartal senilai Rp 1,8 triliun menjelang libur Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 (Nataru). Langkah ini untuk memenuhi kebutuhan masyarakat akan penukaran uang kertas baru seperti tradisi selama ini.

Uang kartal itu untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di wilayah kerja BI Jember yang meliputi Jember, Situbondo, Banyuwangi, Bondowoso dan Lumajang.

"Kebutuhan diperkirakan Rp1,2 triliun untuk 5 kabupaten tersebut. Namun kita sediakan Rp1,8 triliun, melebihi proyeksi yang dibutuhkan perbankan," papar Kepala BI Jember Hestu Wibowo pada Jumat (24/12).

BI Jember sengaja menyediakan uang kertas baru melebihi proyeksi untuk mengantisipasi peningkatan permintaan uang kartal selama masa Natal dan Tahun Baru. Meski demikian, BI memperkirakan ada penurunan permintaan masyarakat terhadap uang kartal di masa liburan kali ini dibanding periode yang sama pada tahun sebelumnya.

"Jika dibandingkan tahun 2020, kebutuhan masyarakat terhadap uang kartal mengalami penurunan sebesar Rp797 miliar atau lebih rendah 38,5 persen. Hal ini diperkirakan karena masyarakat semakin sedikit menggunakan uang kartal dalam melakukan transaksi sehari-hari (cashless) selama masa pandemi Covid-19," ujar Hestu.

Hingga Kamis (23/12) kemarin, jumlah penarikan uang kartal dari Bank Indonesia Jember (outflow) yang dilakukan perbankan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat telah mencapai Rp1,6 triliun. Sementara itü jumlah uang maşuk (inflow) dari perbankan ke Bank Indonesia Jember hanya sebesar Rp513 miliar.

Jamin Ketersediaan Uang Kartal

Karena itu, Bank Indonesia Jember mengalami net outflow sebesar Rp1,1 triliun. Peningkatan outflow diperkirakan akan terus terjadi terutama menjelang Natal dan Tahun Baru, sebagaimana periode yang sama tahun sebelumnya.

"Masyarakat jangan khawatir karena kita menjamin ketersedian uang kartal selama hari raya Natal dan Tahun Baru. Bank Indonesia Jember akan memenuhi kebutuhan uang kartal dalam nominal yang cukup, jenis pecahan yang sesuai kebutuhan, tepat waktu, dan layak edar," tutur Hestu.

Untuk mengantisipasi kebutuhan uang kartal dan kegiatan transaksi sistem pembayaran menjelang Natal dan Tahun Baru, Bank Indonesia Jember melakukan persiapan dan koordinasi dengan KPw BI Provinsi Jawa Timur maupun perbankan, serta infrastruktur sistem pembayaran nontunai untuk memastikan kegiatan transaksi nontunai berjalan lancar.

"Kita juga terus mengoptimalkan sistem pembayaran nontunai melalui Sistem Bank Indonesia Real Time Gross Settlement (BI-RTGS) dan Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI) guna memastikan terselenggaranya layanan sistem pembayaran yang aman, efisien, handal, lancar, dan inklusif," pungkas Hestu.

Rekomendasi