Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil memasak jengkol resep pilihan Presiden Soekarno yang dimuat dalam buku Mustikarasa di halaman belakang Gedung Merdeka, Kota Bandung, Rabu (22/12). Hal itu dilakukannya untuk merayakan Hari Ibu.
Buku Mustikarasa yang diprakarsai Presiden Soekarno memuat resep makanan tradisional nusantara. Menu jengkol berada di halaman 774.
Pria yang akrab disapa Emil itu memperlihatkan kemampuan memasaknya di hadapan tamu undangan, di antaranya Bupati Cirebon Imron Rosyadi dan Bupati Bekasi Akhmad Marzuki.
Pemilihan memasak menu jengkol ini dilatarbelakangi dengan momentum ekspor dari Jawa Barat ke Dubai beberapa waktu lalu.
Advertisement
Bupati Cirebon dan Bekasi Diminta Mencicipi
Setelah 15 menit memproses masakan ditemani istrinya Atalia Praratya dan Chef Seto, Ridwan Kamil melepas celemek dan meminta dua bupati itu untuk mencicipi masakan jengkol dengan taburan sambal hijau khas padang.
"Bilang enak, soalnya kalau tidak enak, takut tidak dapat bantuan keuangan," canda Ridwan Kamil yang disambut dengan tertawa tamu undangan.
Ridwan Kamil mengatakan, dalam peringatan tahun ke-93 Hari Ibu ini, tidak hanya dirinya yang memasak. Ada 63.000 anak-anak sekolah se-Jawa Barat memasak lebih dari 1.000 resep di buku Mustikarasa pilihan Bung Karno. Ia berencana akan merutinkan program itu.
"Mudah-mudahan dengan begini kita selalu menjadi masyarakat yang mencintai kekayaan kuliner nusantara yang luar biasa,” ucap dia.
Advertisement
Program Berpihak pada Perempuan
Di samping itu, Ridwan Kamil memastikan program kerjanya memberikan keberpihakan pada pengembangan dan pemberdayaan kaum perempuan. Salah satu program unggulannya adalah Sekoper Cinta (Sekolah Perempuan Capai Impian dan Cita-cita) yang sudah merangkul sekitar 12 ribu peserta dari berbagai kabupaten/kota di Jawa Barat di mana sekitar 2.000 peserta dinyatakan lulus.
Sekoper Cinta juga akan menjadi pilot project program nasional dan diterapkan di seluruh Indonesia oleh Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) RI.
"Kita fokus pada pengembangan SDM. Dan SDM itu kuncinya ada di ibu-ibu, supaya membawa kita lebih cerdas dan pintar demi Indonesia yang lebih maju lagi," ucapnya.
"Saya mengucapkan selamat Hari Ibu, terima kasih pada ibu-ibu yang sudah jadi pejuang kemanusiaan luar biasa, tidak ada peradaban kemajuan tanpa peran besar ibu-ibu, karena kita semua lahir dari rahim ibu," pungkasnya.