Bupati Lumajang: Butuh Tambahan Pasukan untuk Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Semeru

"Tadi saya sudah koordinasi dengan Kasdam V Brawijaya sudah juga membuat surat kepada Panglima TNI sudah koordinasi dengan Asops Panglima TNI," ujar dia.

Wilfridus Setu Embu
Oleh Wilfridus Setu Embu - Reporter
Bupati Lumajang: Butuh Tambahan Pasukan untuk Evakuasi Warga Terdampak Erupsi Semeru
Bupati Lumajang Thoriqul Haq Pantau Lahar Dingin Semeru. ©2021 Merdeka.com

Bupati Lumajang Thoriqul Haq turun langsung memantau proses evakuasi masyarakat terdampak erupsi Gunung Semeru. Saat ini,Thoriq menegaskan hal yang paling dibutuhkan cepat, yakni kehadiran pasukan untuk melakukan evakuasi.

"Prinsipnya kita berkebutuhan dengan cepat malam hari ini bila ada beberapa tambahan pasukan yang bisa melakukan evakuasi cepat," kata dia, dalam konferensi pers virtual, Sabtu (4/12).

Saat ini, proses evakuasi masih berlangsung secara darurat. Dalam arti masih menggunakan kendaraan-kendaraan milik warga.

"Ada masyarakat yang hari ini terus kita evakuasi ada kendaraan truk juga saya saksikan. Evakuasinya kami masih darurat," ujar dia.

"Yang perlu cepat sekali tambahan pasukan. Tapi saya sudah koordinasi Batalyon 527 untuk segera menyiapkan pasukan yang penting malam hari ini bisa sampai di titik-titik yang memang berat bagi kami untuk turun ke lapangan," lanjut dia.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto menyampaikan, BNPB sudah berkoordinasi dengan Kodam Brawijaya dan Panglima TNI. Guna meminta bantuan pasukan.

"Tadi saya sudah koordinasi dengan Kasdam V Brawijaya sudah juga membuat surat kepada Panglima TNI sudah koordinasi dengan Asops Panglima TNI," ujar dia.

"Kami pastikan pasukan 3 satuan setingkat kompi malam ini bisa membantu Pak Bupati di lapangan untuk melaksanakan langkah-langkah penanganan awal terkait evakuasi masyarakat terdampak," tandasnya.

Rekomendasi