Gibran Akui Siswa Terpapar Covid di Solo Bertambah: Saya Tanggung Jawab

Untuk menghindari penularan yang lebih luas, pihaknya menutup sejumlah sekolah yang siswanya terpapar.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Gibran Akui Siswa Terpapar Covid di Solo Bertambah: Saya Tanggung Jawab
Gibran bekali materi peserta Pemilihan Putra Putri Solo. ©2021 Merdeka.com

Wali Kota Solo Gibran Rakabuming Raka membenarkan jika jumlah pelajar yang terpapar Covid-19 dari hasil surveilans pembelajaran tatap muka (PTM) bertambah. Namun ia meminta agar masyarakat tidak khawatir dengan kondisi tersebut. Ia juga memastikan PTM tetap akan berjalan.

“Kalau ada yang sakit itu jadi tanggung jawab saya. Saya pastikan anaknya itu sembuh,” ujar Gibran, Senin (29/11).

Gibran mengakui jika para pelajar tingkat SD riskan terpapar Covid-19. Apalagi mereka belum divaksin. Untuk menghindari penularan yang lebih luas, pihaknya menutup sejumlah sekolah yang siswanya terpapar.

“Nanti untuk mitigasinya penyelesaiannya seperti apa nanti tunggu aja ya. Kan kita masih ngolah terus. Bukan anaknya saja lho, orang tuanya juga kita swab. Tapi tenang aja, anak-anak sembuhnya cepat, kebanyakan juga OTG,” tandasnya.

Meski ada tambahan kasus, Gibran menegaskan kegiatan PTM tidak terpengaruh. Ia juga tidak menutupi data penambahan pelajar yang terpapar Covid-19.

“PTM lanjut terus. Tambahan memang ada. Tapi kita santai aja. Nanti tak share di grup aja. Yang jelas ada dan kita tidak menutupi data kok,” tegasnya.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, hingga hari Minggu (28/11) jumlah siswa yang terpapar Covid-19 mencapai 12 orang. Sebelumya, 3 SD terpaksa ditutup sementara lantaran 7 siswa terpapar Covid-19. Penutupan dilakukan mulai Kamis (25/11) hingga beberapa hari kedepan.

Sementara sejumlah sekolah yang siswanya terpapar ada di SD Semanggi Kidul, SD Cinderejo, SD Beskalan dan satu siswa di SMPN 6 Pasarkliwon Solo.

Rekomendasi