Puluhan siswa dan guru SMA di Banyuasin, Sumatera Selatan, kompak memperbaiki jalan yang rusak. Mereka tak sabar lagi menunggu perhatian pemerintah yang tak kunjung memperbaiki akses menuju sekolah.
Aksi itu beredar luas di media sosial. Beberapa foto diposting sejumlah akun Instagram. Narasi disebutkan harapan para siswa agar pemerintah segera memperbaiki jalan itu agar memperlancar aktivitas masyarakat dan siswa.
Foto itu menunjukkan siswa laki-laki yang masih mengenakan seragam sekolah dan guru mencangkul tanah yang kering untuk ditimbun ke jalanan berlumpur. Mereka juga terlihat menyebar daun kelapa sawit ke atas jalan yang becek.
Kepala SMA Negeri 1 Pulau Rimau Heny Sulastri mengungkapkan, jalan tersebut merupakan satu-satunya akses masyarakat terdekat keluar masuk Desa Mukut, Kecamatan Pulau Rimau, Banyuasin. Akibat jalan yang berlobang, banyak lumpur, dan licin, kerap kali kendaraan siswa, guru, dan masyarakat terjatuh.
"Benar, anak-anak kami, memperbaiki jalan itu agar mereka bisa ke sekolah dengan lancar," ungkap Heny, Kamis (25/11).
Aksi itu dilakukan pada 22 November 2021. Mereka harus segera memperbaikinya karena pada dua hari berikutnya digelar vaksinasi Covid-19 di sekolah sehingga memudahkan vaksinator menuju lokasi.
"Makanya para siswa tersebut bergotong royong memperbaiki jalan yang basah," kata dia.
Para siswa berharap pemerintah setempat memperbaiki jalan itu dengan dilakukan pengerasan seperti cor atau aspal. Jalan semakin hancur dan sulit dilewati ketika musim hujan tiba.
"Jalan alternatif ada, tapi jauh, makan waktu lama, kondisinya juga sama rusaknya. Kami butuh perhatian pemerintah agar diperbaiki," pungkasnya.