Mabes Polri saat ini tengah menurunkan tim Laboratorium Forensik (Labfor) dan Automatic Finger Print Identification System (Inafis) ke Cilacap. Hal ini terkait terbakarnya tangki kilang minyak Pertamina di Cilacap, pada Sabtu (13/11) kemarin.
Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo mengatakan, apa yang dilakukannya itu nantinya melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) atas kejadian tersebut.
"Ya menunggu hasil tim Labfor dan Inafis dulu untuk melaksanakan olah TKP bersama ahli," kata Dedi saat dikonfirmasi, Senin (15/11).
Selain itu, jenderal bintang dua ini mengungkapkan, untuk menentukan penyebab kebakaran itu. Pihaknya sedang mengumpulkan sejumlah barang bukti serta memeriksa sejumlah saksi.
"Untuk menentukan penyebabnya, tim sedang bekerja dulu untuk mengumpulkan bukti-bukti di lapangan dan memeriksa para saksi," ungkapnya.
Dengan masih bekerjanya petugas di lapangan, sehingga membuat Dedi belum bisa menyebutkan, apakah adanya unsur pidana atau tidak terkait kejadian tersebut.
"Ya tim sudah turun dan bekerja dulu. Bagaimana hasilnya nanti akan disampaikan pembuktian secara ilmiah," tutupnya.
Kronologi
Kabagpenum Div Humas Polri Kombes Ahmad Ramadhan menjelaskan, terkait kronologi kejadian kebakaran bermula saat pukul 19.10 Wib, diawali dari cuaca hujan lebat disertai petir. Yang lalu pada sekitar pukul 19.20 Wib, barulah terjadi kebakaran terhadap tangkit 36-T102.
"Kejadian tersebut menimbulkan api yang cukup besar. Kemudian pada pukul 20.00 Wib, proses penangan oleh petugas internal dilakukan," jelasnya.
Sementara untuk api sendiri baru selesai dipadamkan secara total pada Minggu (14/11) pagi sekitar pukul 07.50 Wib. Atas insiden tersebut telah dipastikan tidak memakan korban jiwa.