Polisi telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas yang menewaskan artis Vanessa Adzania alias Vanessa Angel dan suami. Hasilnya, mobil yang ditumpangi Vanessa itu diduga melaju dengan kecepatan lebih dari 100 Km/jam.
Direktur Lalu Lintas Polda Jatim Kombes Pol Latief Usman mengatakan, berdasarkan olah TKP sementara, mobil yang ditumpangi Vanessa Angel dan keluarga melaju dengan kecepatan tinggi.
Polisi menemukan fakta, akibat kecepatan yang tinggi, ditambah benturan yang sangat keras, menyebabkan bodi mobil sebelah kiri mengalami kerusakan berat. Selain itu, mobil yang melaju dari arah Jakarta ke Surabaya, saat di lokasi kejadian kendaraan ini mengalami oleng ke kiri lalu menabrak pembatas jalan dan terlempar sejauh 30 meter.
"Mobil itu menabrak pembatas jalan berupa beton sehingga kendaraan terlempar ke jalur cepat sejauh 30 meter," kata Latief, Kamis (4/11).
Ia menyebut, melihat kondisi kerusakan, kendaraan tersebut melaju lebih dari 100km/jam. Akan tetapi, kepastian itu nantinya akan diukur kembali dalam penyidikan yang akan digelarnya nanti.
"Dari hasil pelaksanaan penyidikan nanti, kita akan lihat pergerakan kendaraan akan kita ketahui kecepatannya berapa, sehingga saat terjadi kelelahan atau mengantuk, berapa titik ukur yang ada. kita tadi hanya memperkirakan dari hasil kerusakan kendaraan di atas 100km/jam," tandasnya.
Ia menyebut, akibat kecepatan mobil yang tinggi pula, polisi menemukan jenazah Vanessa di luar mobil yang dikendarainya. Sedangkan jenazah sang suami, Bibi, ditemukan masih berada di dalam mobil.
"Jenazah yang ditemukan di luar, Vanessa Angel, sekitar 3 meter dari kendaraan tersebut. Untuk suami berada di dalam (mobil) karena mengenalan seatbelt. Yang Vanessa Angel tidak mengenakan seatbelt dan duduk di sebelah kiri," pungkasnya.
Diketahui, Vanessa beserta keluarganya mengalami kecelakaan Tol Nganjuk-Surabaya KM 672+400A pukul 12.36 WIB, Kamis siang.
Kecelakaan itu melibatkan satu mobil Pajero warna putih dengan nomor polisi B 1264 BJU. Dua orang meninggal dunia, tiga orang luka-luka dalam peristiwa tersebut.