Bandara Ngurah Rai Belum Berlakukan Penumpang Wajib Tes PCR

Pemerintah mewajibkan seluruh penumpang pesawat menyertakan hasil pemeriksaan negatif Covid-19 dengan tes polymerase chain reaction (PCR). Namun, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, belum memberlakukannya.

Moh. Kadafi
Oleh Moh. Kadafi - Reporter
Bandara Ngurah Rai Belum Berlakukan Penumpang Wajib Tes PCR
Suasana terminal internasional di Bandara I Gusti Ngurah Rai. ©2021 Merdeka.com/Kadafi

Pemerintah mewajibkan seluruh penumpang pesawat menyertakan hasil pemeriksaan negatif Covid-19 dengan tes polymerase chain reaction (PCR). Namun, Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, belum memberlakukannya.

"Iya, sudah diwajibkan cuman pemberlakuannya belum kami lakukan, belum tahu kapan memberlakukan," kata Taufan Yudhistira selaku Stakeholder Relation Manager Angkasa Pura I (Persero) Bandar Udara Internasional I Gusti Ngurah Rai, saat dihubungi, Kamis (21/10).

Syarat baru bagi penumpang pesawat ini tertuang di dalam Instruksi Menteri Dalam Negeri (Inmendagri) Nomor 53 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level 3, Level 2, dan Level 1 Corona Virus Disease 2019 di Wilayah Jawa dan Bali.

"Kami masih berkoordinasi dengan yang terkait untuk rencana pemberlakuannya, karena sekarang masih masa sosialisasi. Kita belum tahu (kapan diberlakukan) kami menunggu regulasinya," ujar Taufan.

Dia memaparkan, pada aturan baru itu seluruh pelaku perjalanan dalam negeri (PPDN), termasuk warga negara asing, juga diwajibkan menunjukkan tes PCR.

"Iya harus PCR. Iya karena ada regulasi baru dari satgas. Kalau warga asing sebenarnya kalau dia berangkat dari Jawa, iya tetap maksudnya PPDN jadi wajib PCR juga," imbuhnya.

Regulasi itu juga berlaku bagi warga dari 19 negara yang diizinkan masuk ke Indonesia dan ke Bali. "Iya (wajib PCR bagi 19 negara). Semua sekarang yang (berangkat) dari Bali kemanapun atau dari manapun ke Bali itu sudah menggunakan PCR. Tetapi per hari ini belum kami lakukan," ujarnya.

Taufan juga memaparkan belum ada penerbangan internasional dari 19 negara itu. Namun, kedatangan penumpang di Terminal Domestik Bandara I Gusti Ngurah Rai hingga Rabu (20/10) kemarin mencapai 10.022 orang per hari. Keberangkatan dari Bali mencapai 9.399 penumpang.

"Untuk penerbangan internasional belum ada," ujar Taufan.

Rekomendasi