Sejumlah tempat wisata di Kota Solo mulai dibuka seiring penurunan status PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) dari level 4 menjadi level 3. Kendati demikian aturan ketat protokol kesehatan tetap diterapkan bagi pengunjung.
"Yang buka TSTJ (Taman Satwa Taru Jurug dan Balekambang). Yang lainnya tunggu dulu," ujar Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka, Rabu (1/9).
"Tempat wisata yang tertutup tunggu dulu, ini yang terbuka dulu. Yang outdoor dulu," sambungnya.
Demikian juga Taman Jaya Wijaya yang ada di Mojosongo belum akan dibuka, karena dikhawatirkan akan menimbulkan kerumunan.
"Jaya Wijaya masih saya tutup. Soalnya kerumunannya ramai sekali," tandasnya.
Gibran menyampaikan, pengunjung di kedua obyek wisata tersebut harus memenuhi beberapa persyaratan seperti halnya kunjungan ke mal. Yakni memiliki aplikasi PeduliLindungi dan sudah menjalani vaksinasi Covid-19.
"Bukan cuma tempat wisata saja, tapi semua tempat itu kalau bisa warga itu sudah divaksin. Kita kejar terus sampai vaksinasi ini bisa merata dan menyeluruh ke warga," katanya.
Meski beberapa tempat wisata dibuka, namun ia masih melarang anak dibawah 5 tahun dan lansia untuk berkunjung. Gibran beralasan, anak dibawah umur rentan tertular Covid-19.
"Anak-anak dibatasi, nggak boleh. Mau gimana lagi. Soalnya anak-anak itu paling mudah terpapar," tandasnya.